MK Tolak Gugatan PHPU Partai Golkar Terkait Perolehan Suara Rambe Kamarul Zaman

Yulhasni : Putusan MK Menunjukkan KPU Sumut Telah Bekerja Dengan Profesional

Yulhasni,anggota KPU Sumut /ist

halKAhalKI.com, MEDAN |Komisioner KPU Sumatera Utara Yulhasni menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan Permohonan Perselisihan Hasil Pemililihan Umum (PHPU) Pileg 2019 di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut 2 dengan nomor perkara 73-04-02/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 PHP Umum DPR-DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang diajukan Partai Golkar.

Yulhasni juga menyatakan bahwa keputusan MK tersebut patut disyukuri karena telah menunjukkan bahwa KPU Sumut bekerja dengan profesional dan menyelamatkan suara rakyat.

“Terhadap keputusan DKPP yang mencopot saya sebagai ketua, itu hak sepenuhnya DKPP. Saya tetap menghormati keputusan tersebut dan telah saya jalankan,”sebut Yulhasni

Sebelum Hakim MK menolak gugatan yang diajukan partai Golkar yang dalam gugatannya mengatakan jumlah suara caleg Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Partai Golkar Nomor urut 1 Dapil Sumut 2 yaitu Rambe Kamarul Zaman mengalami pengurangan suara di tiga kecamatan Nias Barat yakni Kecamatan Lahomi, Lolofitu, dan Mandrehe.

“Menolak permohonan pemohon untuk selain dan selebihnya,” ujar Hakim Ketua Anwar Usman saat membacakan amar putusan sidang di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019).

Selanjutnya 1 2 3