WOW…, Dana Sertifikasi Dipungli Rp.200 Ribu Per Guru.

halKAhalKI.com, Langkat - Tertangkapnya Martin (51) oknum aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas sebagai koodinator UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Kutambaru dalam operasi tangkap tangan (OTT) Satuan Reskrim Polres Langkat,Rabu 15/8/2018.

Dari OTT tersebut tim Sat Reskrim Polres Langkat mengamankan dari tangan tersangka Martin sejumlah uang senilai 5 juta rupiah, uang tersebut diduga berasal dari uang sertifikasi para guru SD dan kepala sekolah yang disetorkan oleh 12 orang guru SD dan 4 orang kepala SD di Kecamatan Kutambaru.

Baca juga :
TAK JERA.., Belasan Oknum di Dinas Pendidikan Langkat Kena OTT

Wakil Kapolres Langkat Kompol Hendrawan dalam paparannya, Kamis 16/8/2018 mengatakan, tersangka Mar merupakan seorang PNS yang menjabat sebagai Koordinator UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Kutambaru kini sudah ditahan di Mapolres Langkat.
"Tersangka telah melakukan tindak pidana korupsi dengan memaksa para guru untuk menyetor uang sertifikasi triwulan tiga kepada tersangka," kata Hendrawan.
Sementara itu ke 12 orang guru diantaranya 4 orang kepala sekolah serta operator sekolah yang menyetor kepada tersangka hanya dimintai keterangan sebagai saksi dan sudah diperbolehkan pulang.

Dalam OTT tersebut disita petugas berupa barang bukti antara lain, amplop berwarna kuning bertuliskan SD 41 Namotongan yang didalamnya terdapat uang tunai Rp 600.000, berikutnya amplop berwarna putih bertuliskan SD Cangkulan didalamnya terdapat uang tunai sebesar Rp 950.000, amplop berwarna kuning bertuliskan Rih Sogong yang didalamnya terdapat uang Rp 400.000, dan uang tunai sebanyak Rp 3.200.000.

Dari hasil interogasi bahwa uang tersebut berasal dari setiap guru yang mencairkan uang sertifikasi harus menyetor Rp.200 ribu kepada tersangka./red.