Wakil Ketua GP Ansor Langkat, Apresiasi Agus Andrianto Dalam Menjaga Kamtibmas Sumut

halKAhalKI.com, Langkat - Peryataan yang bernada ancaman kepada Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto yang dilontarkan oleh Muhammad Syafi'i atau yang juga akrab disapa Romo yang juga Anggota Komisi III DPR RI dan kembali menjadi calon legislative DPR RI, yang akan merekomendasikan pencopotan terhadap Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, ke komisinya pada saat beorasi pada aksi damai Aliansi Umat Islam Bersatu di depan Kantor Wali Kota Medan,Jumat (1/3/2019) dinilai tidak elegen dan cenderung memperkeruh suasana.

Hal ini disampaikan Hidayat Syahputra Wakil Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Langkat kepada halKAhalKI.com, Sabtu pagi (2/3/2019) di Stabat.

“Selayaknya pernyataan tersebut tidak ada, karna itu tidak elegan dan cenderung memperkeruh suasana. Beliau adalah tokoh Politik Nasional selayaknya memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat bukan malah sebaliknya. Itu tidak baik," kata Hidayat.

Hidayat Syahputra juga menjelaskan, bahwa menjelang pesta demokrasi dibangsa ini tentu ramai dengan kepentingan politik baik perorangan maupun kelompok namun jangan sampai kepentingan tersebut mengalahkan kepentingan bangsa dan Negara.

"Tidak ada kepentingan yang lebih tinggi dari pada kepentingan bangsa dan Negara. Kepentingan satu kelompok, apalagi perorangan, tidak boleh mengalahkan kepentingan masyarakat banyak dan negara. " tutur Wakil Ketua PC GP Ansor Kabupaten Langkat tersebut.

Menurutnya kehadiran Negara itu merupakan keharusan dan negara tidak boleh abai terhadap persoalan yang ada, dan apa-apa yang dilakukan Kapolda Sumatera Utara kita yakin adalah bentuk dari kehadiran Negara tersebut. Demi menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara dari ancaman-ancaman yang dapat merusak kondusifitas Sumatera Utara. Ia juga menyakini, semua kegiatan yang dilakukan Jendral Bintang Dua tersebut di Sumatera Utara setelah mendapatkan amanah menakhodai Kepolisian Sumatera Utara adalah semata-mata menjalankan tugas dan bentuk dari membangun citra Polri yang humanis dan mengayomi masyarakat.

“Tentunya kita mengapresiasi kerja-kerja yang dilakukan oleh Kapolda Sumut yang kita nilai humanis dan menyayomi masyarakat. Sebagai penanggung jawab Kepolisian di Sumut, tentunya menjaga keamanan dan ketertiban jauh lebih penting bagi beliau. Pesta demokrasi ini harus dijalankan dengan riang dan gembira, dan tanpa provokasi, tebar kebencian, fitnah yang bisa memecah belah, merasa benar sendiri, mengekspolitasi agama, yang justru dapat dampaknya bisa rusaknya persatuan dan kesatuan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,”pungkasnya. /ref