Unras Sapma PP Unimed, Blokir Pintu Gerbang Perusahaan

Sapma PP Unimed Blokir pintu masuk perusahaan pemilik truk bertonase besar, Selasa (23/3/2020)





halKAhalKI.com, Medan | Setelah kemarin, Senin, 22 Maret, Satuan Mahasiswa dan Pelajar Pemuda Pancasila (Sapma PP) Unimed melakukan aksi unjukrasa (unras)-nya di jalan Williem Iskandar, Medan, terkait rusaknya badan jalan akibat dilalui truk bertonase besar.

Hari ini kembali Sapma PP Unimed, melanjutkan aksinya di depan pintu masuk (gerbang) PT KPPN, hal ini dikarenakan mahasiswa Unimed merasa aksi mereka kemarin tidak mendapat tanggapan dari PT KPPN, sehingga sore ini melanjutkan aksinya dengan menyegel sementara pintu masuk ke perusahaan tersebut.

Dalam unjuk rasa tersebut mendapat pengamanan dari pihak Kepolisian, Polsek Percut Sei Tuan dan Kapolsek Percut Sei Tuan juga berusaha memediasi pengunjuk raasa dengan pihak perusahaan. Pengunjuk rasa yang terdiri dari mahasiswa menuntut pertanggung jawaban pihak PT. KPPN atas rusaknya jalan di sekitar kampus UNIMED dan UINSU.

Dalam aksi ini, koordinator aksi Syaiful Syah Ritonga menegaskan bahwa armada atau truk truk yg bernotase diatas 8 ton tidak boleh melintas di jalan Williem Iskandar, "karena jalan tersebut masih dikategorikan kelas 3 dan biarpun sudah ada rencana perbaikan dan menaikkan kelas jalan. Mobil armada dan truk tidak boleh melintas sebelum perbaikan dan penaikan kelas jalan williem iskandar depan Unimed dan UINSU," katanya.

Sementara Ketua Sapma PP Unimed, Medan Bima Ade Permana, mengucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisian yang hadir, "telah mengamankan serta mengayomi kami walaupun belum ada iktikad baik dari pihak PT. KPPN saya harapkan kepada teman teman semua jangan terprovokasi, kita SAPMA, kita kaum intelektual, kita bukan preman, jadi saya harapkan kita bisa melakukan aksi secara damai kedepannya lagi," ujar Ketua Sapma PP tersebut dalam aksinya di sore hari ini, pukul 15.30 WIB.