Tragis, Oknum Guru Honorer Diduga Cabuli 4 Siswa SD di Langkat.

halKAhalKI.com, Langkat - Kembali terjadi kasus pelecehan terhadap anak di Kabupaten Langkat, setelah sebelumnya kasus pencabulan terhadap beberapa orang anak yang diduga di Lakukan oknum Kepala Desa Harapan Maju Kecamatan Sei Lepan.

Kali ini pencabulan terjadi di Desa Pangkalan Siata Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat dan diduga dilakukan Mar (30) oknum Guru honorer SD Negeri 056642 Dusun V Kampung Baru Pangkalan Siata. Mar diduga mencabuli empat orang siswa Sekolah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dirangkum dari masyarakat diketahui siswa korban pencabulan tersebut antara lain FZ dan DR siswa kelas tiga,SA siswa kelas empat dan AH siswa kelas lima SD 056642 Pangkalan Siata.

Kepada halKAhalKI.com Cici Guru Bimbingan Konseling (BK) SD Negeri 056642 Pangkalan Siata membenarkan peristiwa dugaan pencabulan tersebut, Kamis 14/9/2018.

"Ya...dan telah dilaporkan ke Polsek (Pangkalan Susu,red)".

Saat ditanya diduga pelakunya Mar dan korbannya empat orang siswa SD Negeri 056642 Pangkalan Siata, Cici membenarkannya dan menyarankan. untuk konfirmasi ke Polsek Pangkalan Susu.

Kapolsek Pangkalan Susu AKP Selamat Riyadi membenarkan kasus tersebut mau dilaporkan ke Polsek Pangkalan Susu.

"Benar, kemaren mereka datang ke Polsek, akan melaporkan kasus tersebut.Dan mereka ditemui Kanit (Kepala Unit Reskrim) dan di karenakan Polsek tidak memiliki PPA (Perlindungan Perempuan dan Anaknya,red) kami arahkan untuk ke Polres Langkat membuat laporannya."

"Karena unit PPA cuma ada di Polres Langkat," kata Kapolsek Pangkalan Susu kepada halKAhalKi.com Kamis sore 13/8/2018.

Sementara itu ditempat yang berbeda Camat Pangkalan Susu T Fahrizal Azmi mengakui telah mendengar kasus pencabulan tersebut dan telah menghubungi Kepala Desa Pangkalan Siata.

"Ya, saya telah mendengar permasalahan tersebut dan telah menghubungi Kepala Desanya" kata Camat Pangkalan Susu tersebut.

"Saya juga telah memecat Mar dari kedudukannya sebagai Bendahara Desa Pangkalan Siata tinggal proses administrasinya lagi, terkait kedudukannya sebagai PPS (Panitia Pemungutan Suara,red) di Desa Pangkalan Siata, saya juga telah berkoordinasi dengan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan,red)".

Kepada halKAhalKI.com Camat Pangkalan Susu yang simpatik ini juga mengaku siap memfasilitasi korban dan keluarganya untuk melaporkan kasus ke Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anaknya (P2TP2A) Kabupaten Langkat.

Saat ditanya adanya informasi kasus pencabulan tersebut telah didamaikan Kepala Desa (Kades) Pangkalan Siata dan Mar yang juga adik ipar Kepala Desa tersebut.

"Ya... telah didamaikan Kadesnya dan telah saya katakan sama kades itu untuk tidak mengintervensi kasus itu," tutur T Fahrizal Azmi Camat Pangkalan Susu kepada halKAhalKI.com, Kamis siang 13/9/2018.

Sampai berita ini ditayangkan Mar selain berprofesi sebagai Guru honorer juga memegang jabatan sebagai bendahara Desa Pematang Siata dan Ketua PPS Desa Pematang Siata yang diduga melakukan pencabulan terhadap empat siswa SD Negeri 056642 Dusun V Kampung Baru Pangkalan Siata tidak lagi berada di Desa tersebut./ref