Terkait Prokes. Ulama dan Tokoh Agama di Kabupaten Langkat Dukung Kapolres

Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok bertemu dengan Ulama serta pimpinan organisasi keagamaan usai sholat Zuhur di Masjid Asyuhada, Stabat, Sabtu (10/7/2021)./ dok hK2

halKAhalKI.com, Langkat | Pertemuan silaturrahim penuh kekeluargaan antara Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok dengan Ulama serta pimpinan organisasi keagamaan yakni Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Al Jamiyatul Washliyah, Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan BKPRMI dan lainnya. Pertemuan informal ini terjadi usai sholat Zuhur di Masjid As-syuhada, Stabat, Sabtu (10/7/2021)

Dalam pertemuan yang dipandu Ketua Al Jamiyatul Washliyah Kabupaten Langkat, Syahrizal MZ, Kapolres Langkat selain memperkenalkan diri juga mengapresiasi para ulama dan tokoh agama di Kabupaten Langkat.

Serta menyampaikan kondisi kekinian di Kabupaten Langkat terkait masih merebaknya virus corona dan menjalin kerjasama para ulama yang selama ini telah terlaksana dengan baik dalam menyampaikan kepada umat untuk senantiasa melaksanakan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan demi kemashalatan dan keselamatan bersama.

"Ada peningkatan data COVID-19 di Kecamatan Stabat, Babalan, Kuala dan Sei Lepan, kami mohon bantuan kepada para ulama di Kabupaten Langkat untuk dapat membantu kami menekan laju angka COVID, peran ulama inilah utuk menyampaikan pesan pesan kamtibmas kepada kepada masyarakat," ujar Danu Pamungkas.

Menanggapi apa yang dikatakan AKBP Danu ini, Ketua MUI Kabupaten Langkat Zulkifli Ahmad Dian, Khatib Syuriah NU Langkat Muhammad Iqbal, Ketua Muhammadiyah Sujarno, Ketua Al Washliyah Syahrizal MZ, H Ilyas Marpaung, Ketua DMI Langkat Iskandar Sugito, Ketua BKPRMI Sumut Khairi PahlawanMM, Ketua BKPRMI Edi Syahputra mendukung Kapolres Langkat dalam melaksanakan tugas yang diembannya juga sepakat untuk menyampaikan kepada masyatakat untuk mendukung pemerintah dan menghimbau masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan, vaksinasi dan lainnya yang terkait dengan COVID-19.