Tempo Seminggu Polres Langkat Bekuk Cucu Pembunuh Kakeknya.

halKAhalKI.com, Langkat - Satuan Reskrim Polres Langkat Jum'at 7 membekuk tersangka pembunuhan yang merupakan cucu korban pembunuhan purnawirawan TNI Muhammad Amin Ismail (75) dan penadah hand phone korban.

Ke dua tersangka tersebut masing masing berinisial YAP (30) warga Jalan Perwira Link VI Satria Binjai tersangka pelaku pembunuhan dan LS (40) warga jalan Nenas Apel Bandar Sinembah Kel Sukarame Binjai penada Hand Phone korban Muhammad Amin Ismail.

YAP dab LS ditangkap personil Polres Langkat terkait terkait tindak pidana Kejahatan Terhadap Jiwa orang atau Pencurian Dgn Kekerasan Mengakibatkan Matinya Orang.

Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan melalui Kasubbag Humas Polres Langkat AKP Arnold Hasubuan menyatakan Satuan Reskrim Polres Langkat menangkap kdua tersangka terkait kasus pembunuhan Pensiunan TNI AD Muhammad Amin Ismail dirumahnya Perumahan Pemda Langkat Jalan Murai Lingk. X Kwala Bingai, Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat yang terjadi pada Jum'at 30/11/2018.

"Penangkapan kedua tersangka tersebut dini hari tadi sekira pukul 00.30 WIB Jum'at 7 Desember 2018 dirumahnmasing tersangka,"kata Kasubag Humas Polres Langkat tersebut.

"Dari hasil Penyelidikan diketahui Hand phone milik korban
ada pada Tersangka LS, mengetahui hal tersebut selanjutnya Tim gabungan Polres Langkat dengan Dit Res Kriminal Umum Polda Sumut menangkap LS dan darinya didapati telepon seluler milik korban. Kepada tim LS mengakui hand phone tersebut dibelinya dari YAP seharga Rp. 80 ribu."

"Berbekal pengakuan LS tersebut tim bergerak cepat menuju rumah YAP di jalan Perwira Binjai dan menangkap YAP. Kepadabtim YAP akui dia yang tmembunuh korban Muhammad Amin Ismail yang juga kakeknya sendiri. YAP menyatakan korban dibunuhnya dengan cara dipukul menggunakan ALU milik korban sebanyak 3 (tiga) kali dibagian kepala dan wajah korban,"lanjut AKP Arnold Hasibuan.

"Selanjutnya setelah membunuh korban, tersangka YAP mengambil barang milik korban berupa satu unit HP merk Nokia warna Hitam dan satu unit sepeda merk PACIFIC, warna biru. YAP juga menyatakan Alu yang digunakannya membunuh kakeknya dibuangnya di Sungai titi besi Binjai.
Sedangkan HP milik korban, dijualnya kepada Tersangka LS sedangkan Sepeda dijual kepada Pian belum Tertangkap,"jelas AKP Arnold Hasibuhan Kasubag Humas Polres Langkat.

Kini kedua tersangka berikut barabg buktinya berada barang bukti Polres Langkat untuk proses hukum dan memoertanggung jawabkan perbuatannya./ref