Sujarno Mantan Kadis Dikjar Langkat : Tamsil 1000 Guru Tahun 2014, Telah Di Bayarkan

halKAhalKI - Stabat : Tunjangan tambahan penghasilan (tamsil) untuk 1000 Guru non sertifikasi tahun 2014 di Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar)  Kabupaten Langkat menjadi pertanyaan dan polemik dikalangan masyarakat pemerhati pendidikan di Langkat.

Sujarno Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat di tahun 2014 kerap mendapat tudingan dari berbagai kalangan perihal belum dibayarkannya tunjangan tambahan penghasilan Guru untuk 1000 Guru non sertifikasi tahun 2014 di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat.

FOTO : Sujarno Mantan Kadis Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat yang kini menjabat Kepala Bapeda Kabupaten Langkat.

Kepada halKAhalKI Sujarno menyatakan tamsil seribu Guru tahun 2014 telah di bayarkan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat pada saat dirinya menjabat  Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat, sudah selesai di bayarkan kepada Para Guru di 23 Kecamatan Se-Kabupaten Langkat. Bahkan sekitar lebih kurang 1000 orang Guru tersadtar sebagai penerima Tamsil.
"Sudah lunas, bahkan para Guru penerima Tamsil Tahun 2014 sebesar Rp, 250.000 / bulan, jumlah yang kita bayarkan kepada 1000 orang guru" tutur mantan Kadis Dikjar Langkat tersebut melalui sambungan seluler, Senin 4/12/2017.

Kepala Bappeda Kabupaten Langkat tersebut secara tegas menampik munculnya tudingan dirinya bahwa dana Tamsil para Guru tersebut belum dibayarkan.

"saya tegaskan, semuanya sudah selesai dibayarkan kepada para Guru yang berhak menerima, sehingga sudah tidak ada masalah lagi seperti yang di beritakan di Media Cetak terbitan Medan tersebut".

Sebelumnya, Emben salah seorang Guru SDN 050650 Securai, penerima Tamsil yang dikonfirmasi wartawan, Minggu 4 Desember 2017, membeberkan dan mengakui kalau Tamsil Tahun 2014 sudah selesai dibayarkan oleh H.Sujarno saat menjabat sebagai Kadis P dan P Langkat. 

Sementara itu, Rosmaleri Siregar dari SDN 050663 Lubuk Dalam Stabat,membenarkan kalau Tamsil para Guru sudah lama di bayarkan, Pernyataan ini juga di pertegas oleh Guru Perkotaan Sukri saat di konfirmasi wartawan via selulernya./ref.