SPRI Desak Polri Tangkap Pelaku Pembunuhan dan Penganiayaan Jurnalis

Surat tugas jurnalis media mingguan yang tewas dibunuh/ist

halKAhalKI.com, Medan -  Kasus tewasnya seorang jurnalis mingguan di Surabaya, Soeprayitno (53) dengan kondisi bersimbah darah akibat luka bacokan di tubuhnya dan tubuh korban ditemukan warga tewas bersimbah darah di atas bale (tempat tidur bambu) di depan rumah mantan istrinya di Tanah Merah Gang II, Kali Kedinding Kenjeran . Saat itu warga usai pulang salat tarawih sekitar pukul 20.00 WIB, Jumat (10/5/2019),dikutip dari detik.com

Terkait hal tersebut Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Republik Indonesia (DPP SPRI) melalui Koordinator Wilayah Barat DPP SPRI Devis Karmoy, mengecam dan mengutuk keras perbuatan pelaku yang disinyalir lebih dari satu orang. DPP SPRI mendesak aparat Kepolisian untuk segera mengusut, menangkap dan memenjarakan pelaku dengan pasal berlapis baik KUHPidana maupun UU Pers.

"Polisi harus mengungkap otak pelaku pembunuhan rekan sejawat kami termasuk mengusut motif dibalik pembunuhan terhadap korban. Jika terbukti kasus pembunuhan ini terkait sengketa pers, DPP SPRI meminta Polisi untuk menerapkan Pasal 4 Undang-Undang No.40/1999 tentang Pers," tegas Devis Karmoy kepada halKAhalKI.com di Medan, Minggu (12/5/2019).

Selanjutnya 1 2