Sosialisasi Sadar Pariwisata di Batu Katak Bohorok

halKAhalKI.com, Bohorok - Potensi Pariwisata Kabupaten Langkat cukup memadai dan membutuhkan polesan untuk dapat bersaing dengan daerah tujuan wisata (DTW) di luar Kabupaten Langkat.

Diantara potensi pariwisata tersebut ada tiga daerah tujuan wisata yang telah lama di kenal publik penikmat pariwisata dalam negeri hingga sampai keluar negeri diantaranya Bukit Lawang dengan Pusat Pengamatan Orangutan Sumatera (PPOS), Tangkahan yang di kenal dengan Gajahnya dan Batu Katak di kenal dengan goanya.

Batu Katak berjarak 80 km dari pusat kota Medan jika ditempuh melalui rute Medan - Binjai dan Bohorok. Sedangkan dari Pekan Bohorok pusat pemerintahan Kecamatan Bohorok hanya berjarak 7 km saja.

Dalam rangka pengembangan pariwisata di Kabupaten Langkat
Untuk pengembangan pariwisata di Dinas Pariwisata Kabupaten Langkat bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara melakukan sosialisasi sadar pariwisata dan pengembangan pariwisata di lokasi wisata Batu Katak,Kamis 4/10/2018.

Dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bohorok Helgod Pardede mewakili Kepala Kecamatan Bahorok Nuriyan Syahputra, S. STP dalam sambutannya menyatakan pengembangan daerah tujuan wisata membutuhkan peran serta bersama karena banyak aspek yang harus di kerjakan dan dikoordinasikan bersama.

"Terima kasih kepada Kadis Pariwisata Kabupaten Langkat, Kabid Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumut yang telah hadir di acara sosialisasi penyuluhan sadar pariwisata di lokasi wisata Batu Katak ini."

"Kami juga berusaha mengajukan permohonan ke Pemkab Langkat dan provinsi (Sumatera Utara,red) untuk pembangunan infrastruktur menuju lokasi wisata dan kondisi akses jalan dan jembatan menjadi kendala dalam mengembangkan pariwisata di Kecamatan Bahorok ini, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini lokasi jalan di Batu Katak akan di perbaiki," tuturnya Helgod Pardede.

"Dan kita akan coba memperbaiki lantai jembatan dengan dana desa dan ini masih menunggu koordinasi dengan pemerintah desa, papar Sekcam Bohorok

Sementra itu Kepala Bidang Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Sumut Drs. H. Muchlis, Msi dalam paprannya.menyatakan, sadar wisata merupakan komponen atau konsep yang menggambarkan partisipasi dan support segenap masyarakat dalam terwujudnya iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya ke pariwisataan di suatu wilayah terkhusus pariwisata Batu Katak ini.

"Berkembangnya pariwisata juga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat setempat," ujar Drs. H. Muchlis, Msi.

Selanjutnya Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Langkat Nur Elly Heriany Rambe dalam paparannya menyampaikan, sadar wisata juga merupakan suatu kondisi kepariwisataan Indonesia yang di harapkan terjadi di lingkungan masyarakat yaitu dengan penerapan unsur-unsur Sapta Pesona secara consequent dan consistent dengan kesadaran yang tumbuh dari dalam diri sendiri.
"Sapta pesona pada dasarnya di pahami sebagai tujuh unsur yang di gunakan sebagai tolak ukur peningkatan kwalitas produk pariwisata," kata Kadis Pariwisata Kabupaten Langkat.

"Logo sapta pesona berbentuk matahari tersenyum yang menggambarkan semangat hidup dan kegembiraan. Tujuh sudut pancaran sinar yang tersusun rapi di sekeliling matahari menggambarkan unsur-unsur sapta pesona. Tujuh Sapta Pesona terdiri dari unsur aman, tertib, bersih, sejuk,indah,ramah,dan kenangan," terang Nur Elly yang baru menjabat Kepala Dinas Pariwisata tersebut.

Selanjutnya dilaksanakan sesi tanya jawab dari peserta dan pemateri sosialisasi.

hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Bohorok AKP Tarmizi Lubis yang diwakili Bhabinkamtibmas Desa Batu Katak Bripka Herbert Tampubolon dan pengiat pariwisarta serta masyarakat Desa Batu Katak /top