Sekitar 7 Ribu Bilik Suara KPU Langkat, Raib di Gondol Maling

Foto : Gudang logistik KPU Langkat beberapa waktu yang lalu saat tibanya logistik Pemilu 2019 dari KPU RI

halKAhalKI.com, Langkat - Gudang penyimpanan logistik KPU Langkat di Jalan Proklamasi, Pasar VI, Desa Kwala Bingei, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, dibobol maling Kamis,29/11/2018.

Gudang logistik yang berada di jalan Proklamasi Stabat tersebut berstatus sewa menyewa antara pemilik bangunan dan KPU Langkat.

Menurut informasi yang dirangkum dari warga sekitar gudang, gudang tersebut sehari harinya tidak dijaga. Bobolnya gudang logistik KPU Langkat tersebut akibatkan hilangnya kurang lebih 7 ribu bilik suara yang berbahan aluminium.

Aksi pencurian berawal dari kecurigaan pihak kepolisian yang tengah berpatroli rutin untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kantibmas), Rabu tanggal 28 November 2018 malam.

"Tadi malam sekitar pukul 22.00 WIB, memang sudah agak riuh bang," kata Rudi, salah satu masyarakat yang sempat ditemui dilokasi.

Ternyata, keriuhan yang terjadi dikarenakan pintu gudang yang terbuat dari besi sudah mengangah. Kondisi inipun membuat aparat kepolisian langsung menaruh curiga. Mereka memeriksa gudang yang berbentuk ruko yang rapat penduduk ini.

"Polisi langsung menelisik kesini bang, dilihatnya pintu sudah mengangah sedikit, makanya mereka turun," terang pria bertubuh tambun ini.

Ternyata kecurigaan petugas kepolisian benar kalau ada terjadi kejanggalan. Merekapun langsung menghubungi pihak KPU Langkat, guna melakukan pengecekan kedalam gudang. Saat di cek, bilik suara yang terbuat dari bahan alumunium sebagian besar sudah menghilang.

"Gudang ini memang jarang dibuka bang dan gak ada yang jaga kurasa. Karena selama ini nampak ruko kosong gitu. Cuma terlihat aja di dindingnya tertulis gudang Logistik KPU," sambung Edi, warga lain disana.

Menyikapi adanya kehilangan ini, petugas kepolisian langsung bergerak melakukan penyelidikan. Hingga kini petugas kepolisian masih terus mendalami proses penyelidikan guna mengungkap kasus pencurian ini.

"Anehkan bang, masak gudang yang didalamnya ada aset negara tak dijaga. Padahal itukan penting untuk dijaga bang," tanya dia.

Ketua KPU Langkat Agus Arifin membenarkan dibobolnya gudang penyimpanan logisti Pemilu 2019 ini.

"Ya...diperkirakan kurang lebih 7 ribu bilik suara yang hilang,jumlah pastinya masih dihitung,"tutur Agus kepada halKAhalKI.com, Jum'at malam 30/11/2018.

Saat ditanya pelakunya, Agus Arifin mengatakan "berdasarkan informasi dari pihak Polisi ada 4 orang pelakunya salah satunya oknum pegawai honorer KPU yang diduga sebagai dalangnya dan seorang penadahnya."

"Dan hingga saat ini lagi di periksa Polres Langkat," lanjut Agus./ref

Foto : Gudang logistik KPU Langkat beberapa waktu yang lalu saat tibanya logistik Pemilu 2019 dari KPU RI