Sekdakab Langkat Akan Laporkan Ke Bupati Keluhan Forum Rekanan Langkat.

FOTO : Sekdakab Langkat Indra Salahuddin menerima perwakilan Forum Bersama Rekanan Rekanan Konstruksi Anak Langkat di ruang pertemuan Sekdakab,Kantor Bupati Langkat (hk2 dokumen foto 06102017)

halKAhalKI.com - Stabat : Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Langkat Indra Salahuddin menerima Forum Bersama Rekanan Rekanan Konstruksi Anak Langkat (FBRRKAL) di ruang pertemuan Sekretaris Daerah, Senin 6/10/2017.Sekdakab Langkat di dampingi Kepala Inspektorat Kabupaten Langkat Amril dan Asisten I Pemerintahan Setkab Langkat Abdul Karim.

Dalam pertemuan tersebut FBRRKAL menyampaikan keluhan dan aspirasinya terkait pelaksanaan pelelangan pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Langkat.Mewakili FBRRKAL antara lain Muhammada Yusuf Kaban,Adlah Yessa,Ketua Kadin Langkat Radian Alfin,Safril dan beberapa rekanan Langkat lainnya serta Kasat Intelkam Polres Lanagkat AKP Syahrial Efendi.

FOTO : Forum Bersatu Rekanan Rekanan Konstruksi Anak Langkat di depan pintu utama Kantor Bupati Langkat,sebelum menemui Sekdakab Langkat (hk2 dokumen foto 06102017)

Dalam pertemuan tersebut diungkapkan perwakilan FBRRKAL, rekanan rekanan Langkat tidak diakomodasi dalam hal mendapatkan pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Langkat dan hingga kini memasuki penghujung tahun proyek proyek yang tercantum di APBD Perubahan 2017 belum berjalan.Sebagaimana dinyatakan Adlah Yessa tidak adanya pembinaan dari Pemkab Langkat kepada para rekanan lokal dan meminta di perhatikan anak anak Langkat yang berprofesi sebagai rekanan.

Hal senada juga diungkapkan Jhodi dan meminta proyek proyek di kondisikan kepada FBRRKAL, "mohonlah proyek proyek ini dikondisikan kepada kami" sebut Jodi dan beberapa rekanan asal Stabat lainnya.

FOTO : Pemasangan spanduk di pagar Kantor Bupati Langkat oleh Forum Bersatu Rekanan Rekanan Konstruksi Anak Langkat (hk2 dokumen foto 06/10/2017)

Disamping hal tersebut rekanan juga mengungkapkan hal hal yang tidak semestinya tidak di lakukan dalam pelaksanaan pelelangan pekerja diantaranya adannya uang fee dalam mendapatkan pekerjaan,sebagimana dituturkan,Jali rekanan asala Tanjung Pura,"Kalo tidak bayar fee tidak dapat kerja kalo bayar fee dapat kerjaan".Dalam pertemuan tersebut Muhammad Yusuf Kaban juga mengatakan kepada Sekdakab Langkat,"adanya informasi yang disampaikan pihak PU bahwa proyek habis dibagi kepada pejabat tertentu,jadi mohon di klarifikasi lah hal tersebut".

Menangapi keluhan dan aspirasi para rekanan Langkat tersebut Sekdakab Langkat Indra Salahuddin mengatakan,"saya gak tau kondisi sebenarnya di PU.yang saya tau selama ini ya sudah dilaporkan kepada saya semua sudah mengakomodir kepentingan anaklangkat itu yg lalu.kami baru tau seperti ini".

FOTO : Spanduk yang terpasang di Pagar depan Kantor Bupati Langkat (hk2 dokumen foto 06/102017

"Adanya informasi ini kami akan panggil dinas terkait dan mempertanyakan jalan keluarnya.Semua dah kami catat apa yang telah disampaikan (rekanan,red) tadi dan nanti akan kami laporkan ke Pak Bupati",tutur Indra Salahuddin kepada para rekanan Langkat yang menemuinya.

Sementara itu Ketua Kadin Langkat Radian Alfin, usai pertemuan tersebut mengatakan kepada halKAhalKI.com,"bahwa dengan secara sengaja dan nyata dinas PUPR Langkat menganak tirikan rekanan lokal dan lebih berpihak kepada rekanan rekanan dari luar Langkat.Rekanan lokal wajar menyuarakan aspirasinya karena merwka mayoritas bertumpu kepada APBD Langkat,mereka cari kerja bukan cari kaya hanya skedar mencari makan untuk manafkahi anak istri mereka"./ref.