Sebelum OTT Pungli Dana Sertifikasi Guru,Kanit Tipikor Koordinasi Dengan Kadis Pendidikan Langkat

Foto : Kanit Tipikor Reskrim Polres Langkat Iptu B.Ginting (baju putih) saat memaparkan pelaksanaan OTT pungli dana sertifikasi Guru Kutambaru kepada PMII di dalam ruang pertemuan Kantor Dinas Pendidikan Langkat.Senin 27/8/2018. dok foto hK2

halKAhalKI.com, Stabat - Dari pertemuan antara PMII Cabang Langkat Binjai dan Kepala Dinas Pendidikan Langkat Syaiful Abdi diruang pertemuan Dinas Pendidikan,Senin 27/8/2018.Terungkap sebelum pelaksanaan pelaksanaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Polres Langkat terhadap Martin Koordinator Dinas Pendidikan Kecamatan Kutambaru sebagai tersangka pungli terhadap dana sertifikasi yang diserahkan beberapa Kepala Sekolah di di kantor KUPTD Kutambaru Rabu (15/8). Terungkap bahwa sebelum OTT dilaksanakan Polres Langkat melalui Kepala unit Tipikor Iptu B Ginting berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Langkat Syaiful Abdi.

Baca juga :
TAK JERA.., Belasan Oknum di Dinas Pendidikan Langkat Kena OTT
WOW…, Dana Sertifikasi Dipungli Rp.200 Ribu Per Guru.

Hal ini diakui oleh Kepala unit Tipikor Reskrim Polres Langkat Iptu B.Ginting kepada PMII di dalam ruang pertemuan Kantor Dinas Pendidikan Langkat.

Iptu B.Ginting mengungkap di depan Kepala Dinas Pendidikan Langkatbdan PMII Cabang Langkat Binjai serta jurnalis pihaknya berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Langkat sebelum melakukan penangkapan.

"Sebelum kami melakukan penangkapan atas perintah Bapak Kapolres dan Kasat Serse,sebelumnya saya berkoordinasi dengan Bapak Kadis P dan P demi Tuhan saya. saya berkoordinasi dengan Bapak Kadis P dan P supaya tidak kosong dan Bapak Kadis P dan P bermohon kepada kami coba dilihat semua anggota saya di lapangan. Ada yang neko neko silakan tangkap itu perintah Kadis P dan P kepada kami.", tutur Iptu B. Ginting didepan yang hadir.

Lanjut B. Ginting, " Nah setelah itu kami melakukan penyelidikan, adanya riak riak suara di desa Kutambaru kami melakukan Lidik setelah itu kami.melakukan penangkapan "./ref