Rekanan Konstruksi Langkat Demo Dinas PUPR Di Kejari Langkat.

halKAhalKI.com - Stabat : Forum Bersatu Rekan Rekan Konstruksi Anak Langkat (FBR2KAL) kembali mengadakan unjuk rasa terkait pengelolaan proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Langkat. 

Unjuk rasa yang melibatkan sedikitnya 50 orang rekanan kontraktor lokal Kabupaten Langkat, Senin (13/11/2017) menggelar aksi di depan gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Stabat, Langkat. Mereka selama ini tidak mendapatkan proyek pekerjaan yang diadakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Langkat.

Rekanan kontraktor itu secara blak-blakan mengutarakan, mereka sudah memberikan uang pelicin (fer) kepada panitia lelang tender sebesar 16,5% dari besaran proyek yang dilelang, namun proyek tidak diterima rekanan.

"Rekan tidak dapat pekerjaan, meski semua persyaratan sudah dilengkapi, termasuk fee 15% duluan, yang dapat pekerjaan proyek yakni rekanan luar atau rekanan "pengantin" yang diundang", kata Amir dan Syafril SH, juru bicara rekanan.

Mereka juga membeberkan kasus-kasus proyek miliaran rupiah yang tidak beres dikerjakan ditahun 2016.

"Kami minta Kejaksaan menangkap pihak-pihak terkait di Dinas PUPR Langkat, data ada sama kami dan akan kami berikan kepada Pak Kajari", seru Amir.

Menyahuti orasi rekanan, Andi Sahputra SH staf Intel Kejari Stabat mengatakan, Kejaksaan melakukan penangkapan berdasarkan penyelidikan dan penyidikan, bekerja sama dengan pihak lain, seperti tim ahli dalam proyek.

"Jika telah memberikan uang pelicin, maka penyidikan membuktikan pemberi dan penerimanya", katanya singkat.

Usai orasi, 5 orang perwakilan langsung diterima Kajari Stabat Andri Ridwan SH./mis.