Rehabilitasi Tanggul Desa Pulau Banyak Masih Tanggung Jawab Rekanan Sebut PPKnya.

halKAhalKI.com, Langkat - Terkait pekerjaan rehabilitasi tanggul sungai Serapuh Desa Pulau Banyak Kecamatan Tanjung Pura yang dikeluhkan warga Desa Pulau Banyak.

Masyarakat Desa Pulau Banyak mengeluhkan akibat pekerjaan tersebut yang mengambil tanah bantaran sungai untuk keperluan pekerjaan tersebut dan akibatkan di beberapa lokasi tempat pengambilan tanah dengan menggunakan alat berat terjdi abrasi sungai hingga melebarkan sungai dan air sungai mendekati tanggul yang di rehabilitasi tersebut.

Hal ini mengkhawatirkan warga karena dampaknya kedepan kemungkinan air sungai akan mengerus tanah tanggul tersebut.

Foto : Tanggul sungai Serapuh Desa Pulau Banyak Kecamatan Tanjung Pura.

BACA JUGA : Warga Desa Pulau Banyak Minta Penegak Hukum Sidik Rehabilitasi Tanggul Yang Akibatkan Abrasi Sungai

Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PPPR) Kabupaten Langkat Surya Ginting saat di konfirmasi halKAhalKI.com di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Langkat menyatakan karena dirinya akan mengikuti rapat di ruang rapat Kepala Dinas PUPR Kabupaten Langkat, Surya Ginting mengarahkan halKAhalKI.com untuk konfirmasi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

"Saya mau rapat, hubungi Denny PPKnya," ujar Surya Ginting, Kamis (7/2/2019).

Denny Turino, PPK Bidang pengairan Dinas PUPR Kabupaten Langkat kepada halKAhalKI.com menyebutkan proyek tersebut tidak mendatangkan tanah dari tempat lain.

"Memang tanahnya tidak didatangkan melainkan memang tanah setempat itu," sebut Denny Turino yang lagi mengikuti Musrembang di Kecamatan Sawit Seberang melalui pesan singkat Whatsap.

"Terus itu memang dalam masa pemelirahaan selama 6 bulan jadi masih tanggung jawab rekanan," kata Denny Turino./ref