REAKSI Laporkan Dugaan Rekayasa Surat Keterangan Sakit

Foto : Surat Keterangan Sakit hasil investigasi LSM Reaksi

dr LG (membantah) : engak benar saya tidak pernah mengeluarkan surat sakit kalau tidak berobat.

Medan, halKAhalKI.com | Lembaga Swadaya Masyarakat Relawan anti Korupsi (REAKSI) telah melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan Surat Keterangan Sakit (SKS) di salah satu klinik pratama berinisial W jalan Setia Budi Kelurahan Tanjung Rejo,Kecamatan Medan Sunggal ke Polda Sumatera Utara.

Laporan tersebut disampaikan melalui suratnya nomor 02/LP/Reaksi/SU/I/2020 terkait Surat Laporan Indikasi tindak pidana pemalsuan Surat Keterangan Sakit (SKS) dan diduga telah melanggar pasal 267 KUHPidana,pelaku terancam 4 (empat) tahun penjara.

Hal tersebut dinyatakan Ketua DPP LSM Reaksi,Ramli alex ,Senin (20/01/2020) dikantor sekretariat LSM Reaksi JL.Binjai Km.8,5 No.429 Kampung Lalang Medan.

Alek menilai, dokter merupakan profesi yang mulia, namun saat ini dirusak oleh oknum dokter yang berinisial LG dan SG yang juga sebagai pemilik klinik pratama, W di kawasan jalan Setia Budi, Medan tersebut. Hal ini dikarenakan para dokter tersebut dengan berkedok klinik kesehatan mencari keuntungan dengan menjual surat keterangan sakit yang isinya direkayasa.

"Para pemohon yang menginginkan surat keterangan sakit untuk berbagai keperluan atau alasan tidak masuk kerja di perusahaan maupun kantor pemerintah ini dapat dikeluarkan oleh dokter yang bertugas di klinik W hanya dengan membayar Rp.50 ribu per satu surat,"ungkap Alex

Selanjutnya 1 2 3