PT Sri Timur Merugi. Ini Penjelasan Manajemennya Terkait Tuntutan Warga Desa Sei Tualang, Langkat

Foto Suasana PT Sri Timur, paska aksi unjuk rasa warga Desa Sei Tualang Kecamatan Brandan Barat, Langkat/ dok

Langkat, hK2 | Akibat aksi pemblokiran jalan yang dilakukan masyarakat Desa Sei Tualang sejak tanggal 1 Februari 2021 mengakibatkan kerugian bagi PT Sri Timur.

Hal ini disampaikan PT Sri Timur melalui rilisnya yang diterima halKAhalKI.com, Jum'at (26/2/2021) pagi.

Menurut Drs. Abd. Karim, Kuasa PT Sri Timur dalam rilis tersebut, kerugian PT Sri Timur berlokasi di Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

Dijelaskannya, pemerintah kecamatan Brandan Barat, Polsek Pangkalan Brandan, dan Koramil 18 Brandan Barat telah melakukan upaya mediasi antara perusahaan dengan masyarakat serta menghimbau agar warga tidak melakukan pemblokiran dan penutupan akses jalan kebun PT. Sri Timur, namun masyarakat tetap bersikukuh untuk tetap menduduki jalan yang di klaim milik mereka.

Masih menurut Kuasa PT Sri Timur tersebut, Fredy Agus Hutapea, ST selaku Plt. Kasi Pengukuran BPN Langkat yang mewakili Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat didalam RDP Komisi A DPRD Langkat kemarin (Kamis,25/2/2021) telah menegaskan bahwa lokasi dan akses jalan yang diduduki oleh masyarakat pendemo merupakan lokasi yang berada didalam HGU Perusahaan berdasarkan sertipikat HGU Nomor 187, 188 dan 189 yang terbit tahun 2019. Namun, dalam RDP tersebut masyarakat menyatakan bahwa aksi pemblokiran jalan yang dilakukan merupakan bentuk penyampaian aspirasi damai, walaupun mereka menyadari bahwa perbuatan tersebut telah merugikan pihak lain sampai seluruh tuntutannya dipenuhi.

Padahal, papar Karim saluran aspirasi masyarakat telah disampaikan pada pertemuan tanggal 7 Januari 2020 Yang di diinsiasi oleh Camat Brandan Barat, kemudian Pihak Pemkab. Langkat melalui Dinas Pertanian dan Peternakan telah melakukan sosialisasi pada tanggal 27 Januari 2020 terhadap bahaya Ganoderma kepada tanaman sawit namun warga tetap mengabaikannya.

Selanjutnya 1 2 3