Prihatin Terhadap Berbagai Persoalan Sosial di Langkat Kedan Kedan Forum di Bentuk

halKAhalKI.com,Langkat - Berangkat dari satu group di media sosial WhatsApp Kedan Kedan yang didirikan jurnalis dan pengiat sosial kemasyarakatan Reza Lubis, group medsos yang beranggotakan lebih 50 orang profesional di bidangnya masing masing antara lain jurnalis, pengiat sosial kemasyarakatan, kontraktor, aktivis Anti korupsi, kader partai politik, pengacara, hingga anggota DPRD Sumatera Utara.

Berangkat dari keprihatinan akan banyak persoalan sosial kemasyarakatan yang kerap terjadi dan semangat untuk memberikan sumbangsih pemikiran maupun solusi, anggota group Kedan Kedan sepakat untuk mengaktualisasikan keprihatinan dan semangat tersebut dalam membentuk Kedan Kedan Forum.

Selasa,28/8/2018 bertempat di D' Lima Coffe jalan Proklamasi Stabat diadakan pertemuan tim perumus Kedan Kedan untuk merumuskan pembentukan Kedan Kedan Forum.

Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ernis Syafrin Aldin, Reza Fadli Ibrahim Lubis SH, Darwis Sinulingga, Herman Harahap SH, Syafril Jambak S.H, Hidayat Syahputra SH, Ibnu Wiewied Dayli, Surkani SE, Aliandi Syahputra dan Moel Piliang.

Dalam pertemuan tersebut dicapai kata sepakat untuk membentuk Kedan Kedan Forum yang salah satu bentuk kegiatannya adalah forum diskusi.

Logo group WA KEDAN KEDAN.

Kedan Kedan Forum merupakan sarana forum diskusi atau forum group discussion (FGD) yang didedikasikan untuk mendiskusi berbagai hal sosial kemasyarakatan yang berkembang di tengah tengah masyarakat guna mencari akar permasalahan dan mencoba mengurai permasalahan serta diharapkan mampu mencari solusi terhadap persoalan.

Dalam pertemuan tersebut juga disepakati tahap awal forum diskusi atau Focus Group Discussion (FGD) ini akan dilaksanakan pada hari Jum'at 7/9/2018 dengan fokus diskusi persoalan pemenuhan Hak Anak khususnya terkait banyaknya kasus kasus anak sebagai korban pelecehan seksual yang tak berjalan sebagaimana mestinya.

Banyak anak korban pelecehan seksual bersama keluarga dan masyarakat awam yang berjuang mencari dan menuntut keadilan dan berharap banyak pihak yang berpihak pada kepentingan anak sebagai korban sebagaiman yang diamanatkan Undang-Undang Perlindungan Anak.

Kondisi inilah yang membuat peserta pertemuan sepakat untuk mengangkatnya menjadi fokus diskusi yang pertama Kedan Kedan Forum.

Forum diskusi direncanakan akan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya dan pemangku kebijakan lintas sektoral terkait fokus diskusi./jan.