Polres Langkat Rilis Tersangka Dugaan Penganiayaan di Kantor Desa Besilam BL,Wampu

Kapolres Langkat rilis tersangka dugaan kasus penganiayaan yang terjadi di Kantor Desa Besilam Bukit Lembasa Kecamatan Wampu, Langkat di Mapolres Langkat, Selasa (25/5/2021). dok hK2 foto

halKAhalKI.com. Langkat | Empat tersangka ditetapkan Polres Langkat dalam kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Besilam Bukit Lembasah pada Sabtu 22 Mei 2021 yang lalu. Kempatnya yakni SG (59), TG (24), PAR (50) dan RG (29), dirilis Kapolres Langkat dalam Pers Realease nya di Mapolres Langkat, Selasa (25/5/2021).

Dihadapan jurnalis, Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga menegaskan, pihaknya akan bertindak tegas terhadap pihak pihak yang terlibat dalam peristiwa penganiayaan terhadap warga di Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu tersebut , ia juga meminta kepada pihak pihak yang terlibat agar segera menyerahkan diri.

Sebagaimana di paparkan Kasat Reskrim Polres Langkat IPTU M Said Husen dalam pres realese tersebut, 3 tersangka yakni SG, TG dan PAR disangkakan melanggar pasal 335 ayat (1) Ke - 1e KUHPidana junto 55 ayat (1) Ke - 1e KUHPidana, tindak pidana pemaksaan yang terjadi pada hari Sabtu 22 Mei 2021 sekitar pukul 15.00 WIB di Kantor Desa Besilam Bukit Lembasa Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat, dengan ancaman pidana selama 2 tahun 8 bulan.

"Kemudian untuk tersangka TG yang bersangkutan kita kenakan tindak pidana penganiayaan, berdasarkan LP pada tanggal 23 Mei 2021, 278 bulan 5 2021 SU Langkat dengan ancaman pidana 2 tahun 8 bulan di TKP yang sama," ujar Kasat Reskrim.



Selanjutnya 1 2