Polda Jatim Ringkus Pengedar Sabu Jaringan Malaysia, Seorang Warga Nigeria

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko didampingi Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Jatim, Kompol James, saat merilis kasus narkoba sabu seberat 3,984 kilogram dan 1.384 butir Extacy. (ist)

halKAhalKI.com, Surabaya | Subdit II Ditresnarkoba Polda Jawa Timur, meringkus dua orang tersangka pengedar Narkotika jenis Sabu, jaringan Malaysia. Dari penangkapan tersebut, satu orang yang diamankan merupakan seorang warga negara Nigeria.

Jaringan narkoba Malaysia, memasukkan barang berupa sabu dan pil Extacy dengan cara menyusupkannya ke dalam kaleng makanan yang berada di kardus, yang sudah dimodifikasi berisi makanan dan pakaian, yang dikirim melalui espedisi laut dari Malaysia ke Surabaya.

Kedua tersangka yang berhasil diringkus yaini, RA, seorang wanita warga Negara Indonesia dan ICK, laki-laki, warga Negara Nigeria. Keduanya diringkus di pinggir jalan depan parkiran Apartemen City Park, Gate Barat, Jalan Kamal Raya Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis 15 Juli 2021, sekira pukul 19.30 WIB.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, saat merilis hasil ungkap Narkotika jenis Sabu yang didampingi oleh Kasubdit II Ditresnarkoba, Kompol James, pengungkapan ini berawal dari adanya kiriman yang dicurigai dari jalur laut di Perak, Surabaya.

"Petugas bea cukai tanjung perak lantas melakukan koordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Jatim. Saat dilakukan pengecekan, alamat pengirimannya ternyata di Jakarta, sehingga dilakukan Profiling," jelas Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Senin (27/9/2021).

Selanjutnya 1 2 3