halKAhalKI.com, Langkat | Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mahbub Djunaidi Stabat, menilai panitia peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 97 tahun 2025 tingkat Kabupaten Langkat tidak profesional.
Mereka pun mengecam keras sikap yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Langkat dan panitia pelaksana peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2025.
Kecaman ini disampaikan Ketua Komisariat PMII) Mahbub Djunaidi Stabat, Muhammad Andhika Manyu, menyusul digantikannya petugas pembaca naskah Keputusan Kongres Sumpah Pemuda yang semula dijadwalkan dibaca oleh Irga Maulana yang juga Bendahara PC PMII Langkat Binjai, sesuai dengan surat Bupati Langkat nomor 400.5-75/DISPORA/2025, tanggal 15 Oktober 2025, Hal Gladi bersih dan ditujukan kepada Irga Maulana, kemudian digantikan orang lain tanpa koordinasi dan konfirmasi kepada Bendahara PC PMII Langkat Binjai tersebut.
“Insiden tersebut, dinilai mencederai semangat kebersamaan dan mengabaikan etika koordinasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan,” tegas Andhika
Dipaparkannya, peristiwa tersebut bermula ketika Irga Maulana, Bendahara PC PMII Langkat-Binjai, menerima surat resmi dari Pemerintah Kabupaten Langkat yang ditandatangani langsung oleh Sekretaris Daerah. Dalam surat tersebut, Irga secara sah ditugaskan untuk membacakan teks Kongres Pemuda 1928 dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar pada tahun 2025. Penugasan itu disambut baik oleh Irga dan keluarga besar PMII Langkat, sebagai bentuk kepercayaan pemerintah terhadap peran aktif pemuda dalam kegiatan kenegaraan.
Namun, kejutan tidak menyenangkan terjadi ketika pada saat gladi bersih, Irga secara sepihak digantikan oleh orang lain tanpa pemberitahuan, klarifikasi, ataupun alasan yang jelas dari pihak panitia maupun pemerintah daerah.
” Kejadian ini menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan kader PMII. Pengurus Komisariat PMII Mahbub Djunaidi Stabat menilai keputusan tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap tata kelola acara yang baik dan bukti kurangnya penghargaan terhadap peran serta organisasi kepemudaan yang telah berkomitmen untuk ikut serta dalam memperingati momen penting bangsa,” pungkas Ketua Komisariat PMII tersebut .
