Pertamina Tegur Penerima Manfaat Ambulan CSR Pertamina

halKAhalKI.com - Langkat, Terkait ambulan CSR Pertamina yang serahkan untuk dioperasionalkan dan digunakan masyarakat Desa Tanjung Putus Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat yang berubah menjadi ambulan calon legislatif (caleg) yang ditandai dengan gambar caleg di kaca belakang mobil ambulan tersebut.

Kondisi ini membuat PT Pertamina Badan Usaha Milik Negara bereaksi. Melalui Unit Manager Communication and CSR MOR I Rudi Ariffianto, Pertamina nelayangkan surat teguran kepada Kepala Desa Tanjung Putus Ernianto.

"Sudah kami layangkan surat teguran kepada penerima manfaat dan agar dikembalikan kepada kondisi semula," kata Rudi Ariffianto kepada halKAhalKI.com melalui pesan Whatsappnya, Kamis malam 6/12/2018.

Sebelumnya Unit Manager Communication and CSR MOR I juga menyampaikan, bantuan Pertamina kepada masyarakat digunakan untuk kepentingan masyarakat dan tidak untuk politis.

Foto : Kepala DesaTanjung Putus Kecamatan Padang Tualang Ernianto saat menerima se mobil ambulan dari program CSR PT. Pertamina di kompleks Perguruan Muhammadiyah Binjai., Juni 2017.,/ istimewa

"Saya instruksikan tim untuk telusuri penerima manfaat dan untuk ditindaklanjut sesuai berita acara. Ini juga penting bagi para penerima manfaat agar bantuan yang diserahkan Pertamina dapat digunakan sebesar besarnya untuk kepentingan masyarakat dan tidak dikaitkan dengan hal hal yg bersifat politis,"kata Rudi Ariffianto, Selasa malam 4/12/2018.

Rudi juga berjanji akan menindaklanjuti persoalan tersebut dan mengembalikan ambulan ke fungsinya

"kita telusuri besok ya penerima manfaatnya siapa untuk kami berikan teguran dan agar dikembalikan kepada kondisi semula,".sambung Unit Manager Communication and CSR MOR I tersebut. Selasa malam 4/12/2018.

Beralihnya fungsi ambulan yang merupakan bentuk Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina yang operasional dikoordinir Kepala Desa serta tujuannya untuk membantu seluruh warga yang membutuhkan pertolongan baik mengantar orang sakit maupun menjemput jenazah atau kepentingan sosial lainnya.

Kondisi ini mengundang tanda tanya warga, karena sebelumnya menurut warga yang enggan disebutkan namanya ambulan tersebut setelah diserahkan kepada Ernianto Kepala Desa Tanjung Putus bersama tiga mobil ambulance dari Pertamina yang diserahkan ke Kabupaten Sergai, Karo, Langkat dan Binjai,

Kepala Desa Ernianto saat hendak dikonfirmasi di Kantor Kepala Desa tidak berada ditempat dan dihubungi telepon selulernya tidak aktif../ref

.