Perjuangan Panjang. Akhirnya Listrik Negara Hadir di Dusun Lauburon dan Pengambaten, Kutambaru

Seorang warga Dusun Lauburon yang dikunjungi jurnalis halKAhalKI.com, Tolhas Pasaribu dirumahnya mengungkapkan kebagiannya dan terima kasih kepada berbagai pihak yang membantu mewujudkan hadirnya listrik negara di Dusunya. /dok foto hK2

Langkat, halKAhalKI.com | Perjuangan panjang selama 18 tahun dan berliku dilalui masyarakat Dusun Lauburon dan Pengambaten Desa Kutambaru Kecamatan Kutambaru Kabupaten Langkat, Sumatera Utara untuk sekedar menikmati manisnya pembangunan khususnya menghadirkan kecerahan yang terpancar dari sinar listrik milik perusahaan listrik negara (PLN).

Selama 74 tahun Republik Indonesia Merdeka, warga hidup tanpa hadirnya listrik PLN. Dan akhirnya jaringan listrik tersebut menjangkau ke dua Dusun dan listrik yang mengalir melalui jaringan PLN membuat Lauburon dan Pengambaten di menjadi cerah disinari listrik negara dan dinikmati warga serta  memacu rasa percaya diri sebagai bagian dari bangsa dan negara RI yang merdeka dan berdaulat.

Perjuangan menghadirkan jaringan PLN dan sinar listrik di kedua Dusun tersebut di motori Kepala Desa Kutambaru, Tenang Muli Sitepu dan Kepala Dusun Lauburon Darma Eka, Kepala Dusun Pengambaten serta didukung seluruh masyarakat Dusun Lauburon dan Pengambaten dan Camat Kutambaru.

Pantauan langsung halKAhalKI.com, situasi aktivitas masyarakat di Dusun Lauboron dan Pengambaten pada malam hari,Jum'at (12/6/2020) terlihat ke dua Dusun tersebut terang disinari listrik dan warga menikmati berbagai aktifitas di malam hari dirumah masing masing, ada yang menonton siaran televisi, anak anak tersenyum cerah menikmati listrik dengan cara mereka dan kaum ibu juga melakukan kegiatan rumah tangga dan ekonominya membuat lidi dari daun kelapa sawit (lidi sawit adalah tulang daun tanam sawit, penghubung antara daun dan pelepah sawit) dan lainnya di bawa lampu lampu pijar, LED dan TL yang menyala.

Selanjutnya 1 2 3