Penikaman di Sei Bilah, Pelaku dan Korban Berusia Anak. Polisi Akan Lakukan Diversi

Ilustrasi

Sebelumnya, Paur Subbag Humas Polres Langkat, Aiptu Yasir Rahman dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, sekira pukul 17.30 Wib orang tua korban Jun (44) diberitahukan anaknya RA ditikam, kemudian ia bergegas mencari anaknya dan setelah sampai di jalan Pasar Pompa Borboran Lingkungan II, Kelurahan Sei Bilah Timur.

Jun melihat anaknya sudah diatas becak menderita luka di bagian bahu kanan belakang. Selanjutnya RA di larikan ke Puskesmas untuk mendapat pertolongan medis dan melaporkan peristiwa yang dialami RA ke Polsek Pangkalan Brandaan.

"Selanjutnya Kanit Reskrim Iptu Dedi Ginting bersama tim opsnal atas perintah Kapolsek Pangkalan Brandan Akp P Simbolon melakukan penyelidikan terhadap peristiwa itu," kata Paur Humas Polres Langkat.





Sekitar 5 jam kemudian sekita pukul 21.44 WIB, tersangka penikaman MR berhasil di tangkap petugas di jalan Kereta Api Keluraha Sei Bilah dan setelah di interogasi, pisau yang digunakan tersangka untuk menikam korban akhirnya ditemukan di lapangan bola kaki tak jauh dari TKP penikaman. Pisau tersebelumnya dibuang tersangka usai digunakan untuk menikam korban.

Merujuk pada Pasal 1 angka 7 UU 11/2012, pengertian diversi adalah pengalihan penyelesaian perkara Anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana. Lalu, Pasal 5 ayat (3) menegaskan “dalam Sistem Peradilan Pidana Anak wajib diupayakan diversi”.

Selanjutnya 1 2