Pengasuh Ponpes Terdakwa Cabuli Belasan Siswanya di Tuntut JPU 16 Tahun dan Denda Rp 800 Juta

LANGKAT, halKAhalKI.com |Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rio Bataro Silalahi,SH dari Kejaksaan Negeri Langkat, menuntut 16 tahun penjara dan denda Rp 800 juta terhadap terdakwa Dedi Suwandi (40) dalam kasus pencabulan terhadap belasan siswanya di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat yang dilaporkan ke Polisi oleh orang tua siswa siswa tersebut, Maret 2019 yang lalu.

Rio Bataro Silalahi,SH membacakan tuntutan tersebut dalam sidang tertutup dihadapan majelis hakim yang diketuai Efendi SH, diruang sidang Garuda Pengadilan Negeri Stabat Selasa (22/10/2019) siang.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan tersebut dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Stabat,Efendi SH,l berlangsung cepat kurang dari satu jam.

Kasi Pidum Kejari Langkat Anggara Hendra Setya Ali, SH, MH kepada jurnalis usai sidang menyebutkan bahwa terdakwa dituntut 16 tahun penjara, denda Rp 800.000.000 dengan subsider 6 bulan penjara dan membebankan kepada terdakwa untuk membayar Restitusi kepada para korban.

Hendra Setya Ali, SH juga mengungkapkan tuntutan maksimal sebenarnya 15 tahun penjara karena ada pemberatan - pemberatan lain makanya menjadi 16 tahun penjara dan ditambah membayar Restitusi sebutnya.Ia juga mengatakan sidang selanjutnya dengan agenda pembacaan pembelaan terdakwa pada hari Selasa (29/10/2019).

Selanjutnya 1 2