18 kg sabu di mes Pemko Tanjungbalai gagal edar

Pengakuan Tersangka Jimmy, Bekerja dengan Orangtua Wali Kota Tanjungbalai. Dibantah

Tanjungbalai, hK2 |Pernyataan Jimmy Sitorus Pane yang mengaku bekerja dengan orangtua Wali Kota Tanjungbalai setelah ditangkap personil Sat Res Narkoba Polrestabes Medan karena mengedarkan 18 kg sabu dibantah.

"Tidak benar kalau si Jimmy itu bekerja dengan orangtua Wali Kota Tanjungbalai. Dia sudah lama tidak ikut bekerja lagi. Jadi, dengan kasus yang tengah dihadapinya tidak ada hubungan dengan orangtua Wali Kota Tanjungbalai," ucap M Kosasi selaku kerabat dekat orangtua Wali Kota Tanjungbalai

Bahkan, sambungnya, ia juga tidak mengetahui bagaimana Jimmy bisa mendapat fasilitas mes Pemko Tanjungbalai hingga mengedarkan narkoba dalam jumlah besar.

"Intinya dan saya tegaskan bahwa orangtua Wali Kota Tanjungbalai sudah tidak pernah mengenal maupun berhubungan dengan tersangka Jimmy. Soal penangkapan itu kita serahkan sepenuhnya ke Sat Res Polrestabes Medan," tegas M Kosasi.

M Kosasi menambahkan, kasus ditangkapnya Jimmy ini tidak ada hubungan dengan Pilkada yang tengah berlangsung di Kota Tanjungbalai.

"Jangan karena adanya Pilkada di Tanjungbalai kasus ini dikait-kaitkan dengan orangtua Wali Kota Tanjungbalai karena putranya kembali mencalon diri sebagai Calon Wali Kota Tanjungbalai," terangnya.

Diketahui, Tim Sat Res Narkoba Polrestabes Medan mengungkap kasus peredaran 18 Kg narkoba jenis sabu jaringan internasional disimpan dalam kamar Mes Sekretariat Daerah (Setda) Pemko Tanjungbalai.

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...