Penasehat Hukum Okor Ginting, Minola Sebayang : JPU Inkonsisten

Penasehat Hukum Seri Ukur Ginting cs Minola Sebayang, saat di wawancarai usai mengikuti sidang ke 3 Okor Ginting di PN Stabat, Rabu (28/7/2021). dok hK2 foto

halKAhalKI.com, Langkat | Penasehat Hukum Seri Ukur Ginting, Rasita Br Ginting dan Pardiyanto Ginting, Dr Minola Sebayang SH MH, tetap optimis pihaknya mampu melakukan pembelaan terhadap ke tiga kliennya tersebut, walaupun Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Langkat menolak eksepsi ketiga kliennya yang telah dibacakannya dalam sidang kedua.

"Dari awal kita sudah menunjukkan bahwa kita keberatan dengan dakwaan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum terhadap klien kita," ujar Minola Sebayang usai mengikuti sidang dengan agenda tanggapan JPU atas keberatan (eksepsi) dari terdakwa dan Penasehat Hukum ketiga terdakwa di ruang Candra PN Stabat yang dipimpin As'ad Rahim Lubis SH MH selaku Hakim Ketua Majelis Hakim, Rabu (28/7/2021).

Ia juga mengatakan 90 persen pekara pidana eksepsi jarang sekali di kabulkan, biasanya langsung masuk ke pokok perkara.

"Tapi kalau kita cermati tadi apa yang di tanggapi jaksa penuntut umum, dia mengatakan bahwa tugas dari jaksa penuntut umum adalah membuat dakwaan yang dapat dipahami dapat di mengerti agar dapat terdakwa itu melakukan pembelaan diri dengan baik," kata Minola.

Lanjutnya, "Sementara dia mengatakan bahwa terlihat penasehat hukum tidak memahami dakwaan kami, loh justru karena itu tugas dia memahamkan kami, memahamkan klien kami, agar kami paham dakwaan dia. Artinya tidak cermat artinya tidak lengkap. Yang perlu paham  itu kami bukan jaksanya, jadi kalau jaksa paham kami tidak paham. Maka seperti yang dia katakan  tentang apanya (jawaban terhadap eksepsi, red) tadi itu dakwaan itu harus dinyatakan dapat dibatalkan. Jadi ini yang perlu saya garis bawahi ada inkonsisten. Dia mengatakan dakwaan itu diberikan agar untuk dipahami bagi terdakwa agar dia dapat membela kepentingan hukumnya secara patut. Nah kami menyatakan kami tidak paham dan dia (JPU) mengakui, bahwa penasehat hukum tidak paham, oleh karena itu tugas dia (JPU) memahamkan kami," papar Minola Sebayang di luar ruang sidang PN Stabat.

Oleh karena itu Penasehat Hukum ketiga terdakwa menyerahkan keputusan terhadap Majelis Hakim, meskipun Minola Sebayang selaku penasehat hukum optimis terhadap putusan Majelis Hakim akan eksepsi ketiga kliennya.

"Walaupun demikian kita kembalikan kepada Majelis Hakim, walaupun ada kemungkinan 10 persen eksepsi kami di kabulkan tapi kalaupun tidak itu sudah menjadi kebiasaan dalam kasus pidana memang eksepsi jarang dikabulkan Majelis Hakim. Hingga kita bisa masuk ke pokok perkaranya dan bisa melihat perkaranya secara lebih jelas," pungkas Minola Sebayang.

Sebelumnya Majelis Hakim Pengadilan Neger (PN) Stabat yang di Ketuai As'ad Rahim Lubis SH MH di ruang sidang Candra PN Stabat dalam perkara yang menetapkan putusan Sela terhadap perkara pidana nomor 405/pid. B/2021/PN.STABAT yang melibatkan Seri Ukur Ginting alias Okor Ginting (58), Rasita Br Ginting (29) dan Pardianto Ginting (41), Rabu 28/7/2021).



Selanjutnya 1 2