Pemilih Kondisi Tertentu Dapat Daftar Pindah Memilih hingga Tanggal 10 April 2019

halKAhalKI.com, Langkat - Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK)  nomor 20/PUU-XVII/2019 dalam gugatan uji materi terhadap sejumlah pasal di Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu,yang diajukan tujuh pemohon antara lain Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) yang diwakili oleh Titi Anggraini, pendiri dan peneliti utama Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit) Hadar Nafis, dan Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsar.

Dan dua orang warga binaan di Lapas Tangerang, yaitu Augus Hendy dan A. Murogi bin Sabar, serta dua karyawan, Muhamad Nurul Huda dan Sutrisno,sebagaimana dikutip dari laman Mahkamah konstitusi (https://mkri.id).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat kembali membuka waktu pendaftaran bagi pemilih yang akan pindah memilih hingga7 hari sebelum pelaksanaan Pemilihan Umum 17 April 2019 sebagai mana yang donyatakan dalam Pengumuman KPU Kabupaten Langkat Nomor 22O/PL.02. 1 -PU/1205/KPU-Langkat/IV/2019.

Hal ini dinyatakan anggota KPU Kabupaten Langkat yang membidangi Program dan Data.

"Menindaklanjuti putusan MK tersebut dan dengan didasari surat KPU RI nomor 577/PL.02.1-SD/01/KPU/III/2019, KPU Langkat mengumumkan dengan bagi pemilih dengan konfisi tertentu yang akan pindah memilih dapat dilakukan sampai 7 (tujuh) hari sebelum hari pemungutan suara (10 April 2019) selambat-lambatnya pukul 16.00 WIB," kata Agus Arifin kepada halKAhalKI.com, Senin (1/4/2019) malam.

Agus juga menyatakan pindah memilih hanya bisa di lakukan kepada pemilih dalam kondisi tertentu.

"Pindah memilih dapat dilakukan bagi pemilih yang mengalami keadaan tertentu dengan kriteria keadaan tidak terduga diluar kemampuan dan kemauan pemilih karenasakit, tertimpa bencana alam, menjadi tahanan karena melakukan tindak pidana dan pemilih yang menjalankan tugas pada saat pemungutan suara,"papar Agus Arifin koordinator divisi Program dan Data tersebut.

Diuraikan Agus Arifin, bagi pemilih yang akan pindah memilih dapat menghubungi Panitia Pemungutan Suara dimana domisilinya atau KPU Kabupaten Langkat

"Bagi Masyarakat yang ingin mengurus pindah memilih dapat melapor ke Panitia
pemungutan Suara (PPS) setempat atau ke KPU Kabupaten L,angkat di Jl.Tengku Putra AMul Aztz, Stabat selambat-lambatnya tanggal 1O April 2019 pukul 16.00 WIB, dengan membawa fotocopy KTP elektronik dan menunjukkan KTP elektronik asli,"jelas Agus Arifin./ref