Pelaku Pembakaran Al Qur’an di Besitang di Tangkap

Foto : MUshaf Al Qur'an yang di bakar di Besitang. Jum'a t pagi 28/12/2018/ istimewa

Kapolda Sumut : Pelaku Pembakaran Alquran Ditangkap dan Pelaku Beragama Islam.

halKAhalKI.com, MEDAN -  Zulhamsyah  (39) warga Jalan Listrik Kecamatan Besitang  pelaku pembakaran pembakaran mushaf Al Qur'an ditangkap Polisi, pelaku yang diketahui bernama  Zulhamsyah, dan beragama Islam.

Zulhamsyah tertangkap tangan melakukan pembakaran mushaf Al Qur'an di Dekat Musholla Raudatul Hasanah jalan Listrik Lingkungan IX kelurahan Pekan Besitang kecamatan  Besitang. Polisi juga melakukan pemeriksaan dan pendalaman dugaan keterlibatan pelaku pada pembakaran Al Qur'an yang pertama di Mesjid Nurul Huda Kel Paya Mabar Kec Stabat pada (24/12/2018) dan kedua kejadian kedua pada hari ini (28/12/2018) di dekat Mushola Raudatul Hasanah lingkungan IX Pekan Besitang, Kec. Besitang, Kab langkat.

Kapolda Sumut Irjen Pol  Agus Andrianto melalui Kabid Humas Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja me hingga membenarkan penangkapan Zulhamsyah tersebut dan saat ini pelaku masih diperiksa secara meraton untuk mengetahui motif pelaku.

"Pelaku satu orang dan sedang dalam pemeriksaan.Polisi juga menggali dugaan keterlibatan pelaku atas  pembakaran Al Qur'an yang terkjadi pada tanggal 24 Desember 2018 lalu," kata Kabid Humas Polda Sumut kepada halKAhalKI.com lewat pesan singkat Whatsapp, Jumat pagi 28/12/2018.

Lebih lanjut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada jurnalis  mengatakan, "Pelaku diamankan pada saat melakukan pembakaran alquran di jl listrik Link IX Pekan besitang Kab. Langkat yang berjarak 50 M dari Mushola Raudatul Hasanah. Dan sekarang masih diperiksa," katanya.

Tatan menerangkan, jelas ada pihak pihak yang tidak senang atas situasi kamtibmas masyarakat yang aman, damai dan kondusif yang selama ini sudah tercipta melalui program kerja Kapolda Sumut. Dan pihak tersebut diduga dari umat  islam itu sendiri.

"Saya berharap masyarakat tetap solid untuk bergandengan tangan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sumatera Utara. Karena Sumut dalam situasi kondusif seperti ini jangan dipecahbelah," ucap Tatan.

Ia juga berharap masyarakat jangan mudah terpropokasi atas issu hoax yang sengaja disebar untuk menciptakan situasi tidak kondusif dan perpecahan di dalam kehidupan bermasyarakat, tutupnya. /ref