Paripurna DPRD Langkat Terkait LKPJ. Fraksi BPI Soroti Kesehatan dan Pendidikan

Juru bicara Fraksi Bintang Persatuan Indonesia (BPI) DPRD Langkat, Safii membacakan pandangan Fraksi BPI dalam rapat paripurna, Senin (19/4/2021). /dok.

halKAhalKI.com, Langkat | Fraksi Bintang Persatuan Indonesia (BPI) DPRD Langkat soroti kinerja Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat di dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Langkat dalam Rangka Pengambilan Keputusan Tentang Rekomendasi atas Hasil Pembahasan Pansus Terhadap LKPJ Bupati Langkat Tahun 2020, Senin (19/4/2021).

Dalam pandangan umum Fraksi BPI ini yang dibacakan anggota Fraksi BPI Safii, meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat untuk tegas, terkait keaktifan dokter jaga di setiap Puskesmas yang ada di Kabupaten Langkat. "Jangan hanya TKS (Tenaga Kerja Sukarela, red) yang mengantikan posisi dokter jaga. Dan ini kami temukan hampir terjadi di seluruh Puskesmas di Kabupaten Langkat," sebut Safii.

Kader Partai Perindo ini juga menyebutkan masih banyaknya temuan Fraksi BPI, Puskesmas di Kabupaten Langkat tidak memenuhi Standar Operasional Prosedur. SOP.

"Sebagai contoh Kapus (Kepala Puskesmas, red) Kecamatan Babalan yang tidak memenuhi kinerja yang baik, tidak ada dokter jaga, dan ASN, yang ada cuma satu orang sehingga ketika pasien lebih dari tiga tidak dapat terlayani. Untuk itu kami Fraksi BPI meminta untuk meninjau ulang Kapus Babalan agar dapat di mutasikan. Sehingga akedepan menjadi baik lagi.", tegas safii di rapat paripurna ini.

Lanjutnya, "hampir Keseluruhan Puskesmas banyak ambulan tidak layak pakai dan setiap Puskesmas posisi mobil ambulan tidak stand by pada posisinya."

Selanjutnya 1 2 3