Panwascam Hinai “Waskat” Vertual Partai Berkarya dan Partai Garuda di Hinai.

Foto : Ketua Panwascam Hinai ZulFahri Al Hasby (memakai jaket hitam) melakukan pengawasan melekat terhadap proses verifikasi faktual yang di laksanakan verifikator KPU Langkat saat memastikan keanggotaan salah satu parpol di kawasan Kecamatan Hinai (Selasa,2/1/2018)

Hinai, halKahalKI.com - Panita pengawas Kecamatan (Panwascam) Hinai melaksanakan pengawasan melekat (waskat) terhadap proses verifikasi faktual (vertual) Partai Berkarya dan Partai Garuda di wilayah Kecamatan Hinai.

Dari pantauan halKAhalKI.com, Panwascam Hinai terus mendampingi verifikator KPU Langkat yang mendatangi satu persatu mendatangi anggota kedua parpol tersebut. Keanggotaan partai Berkarya dan Partai Garuda tersebar di beberapa Desa dan Kelurahan antara lain Suka Damai,Tanjung Mulya,Suka Damai Timur,Suka Jadi, Baru Psr VIII, Batu Melenggang,Hinai Kanan,Kebun Lada,Muka Paya,Paya Rengas.

Verifikator KPU mendatangi setiap warga yang nama dan KTP elektronik nya masuk dalam data Sipol (Sistem Informasi parti Politik) dan mewawancarai setiap warga tersebut untuk mengetahui kebenaran keanggotaannya di salah satu partai politik tersebut.

Foto : Verifikator KPU Langkat dan Anggota Panwascam Hinai Muhammad Afandi Gurusinga bersama salah seorang warga yang memegang pernyataannya,setelah diwawancarai terkait keanggotaannya di parpol, di Kecaamatan Hinai (2/1/2018)

Ketua Panwascam Hinai ZulFahri Al Hasby mengatakan kepada halKAhalKI.com, "dalam pengawasan melekat verifikasi faktual dua partai ini,Partai Berkarya dan Partai Garuda kami membuat dua tim yang konsentrasinya masing masing pada kedua parpol tersebut.Hal ini kami lakukan mengingat pelaksanaan vertual terhadap keanggotaan 2 partai politik teersebut waktunya bersamaan dari tanggal 2 hingga 4 Januari (2018,red)".

Lanjut Fahri yang didampingi Afandi Gurusinga dan Khairuddin di Kantor Panwascam Hinai (Selasa,2)1/2018), "dalam pelaksanaan verifikasi faktual tadi kami menjumpai masyarakat yang namanya ada dalam dokumen kedua parpol tersebut, tidak tau Menau soal Partai Berkarya dan Partai Garuda dan warga yang diverifikasi tersebut terkejut dan bertanya mengapa nama serta KTP mereka terdaftar di salah satu partai politik tersebut"./ref