OTT Korupsi Dana BOS di Langkat, Persiswa di Kutip Rp.15 Ribu

halKAhalKI.com, Langkat - Dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut terhadap belasan Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat terkait dugaan tindak pidana korupsi pengutipan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD Negeri se Kecamatan Gebang yang dilakukan oleh Pengurus K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat Sumatera Utara di ruang kelas ruang kelas 1 B SD Negeri 050765 Simpang Kolam Gebang,Kamis (9/5/2019) sekira pukul 10.00 WIB.

Dalam OTT Ditreskrimsus Polda Sumut terungkap modus operandi dugaan tindak pidana korupsi pengutipan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan melakukan pengutipan dana BOS per siswa yang diterima masing masing SDN oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).

Informasi yang dirangkum halKAhalKI.com menyebutkan pada Kamis tanggal 09 Mei 2019 sekira pukul 10.00 WIB, Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut memperoleh informasi telah terjadi pengutipan kepada semua Kepala Sekolah SD Negeri yg ada di Kecamatan Gebang, yang dilakukan oleh K3S Kecamatan Gebang di ruang kelas 1 B SD Negeri 050765.

Setelah para Kepala Sekolah SD Negeri se Kecamatan Gebang dikumpulkan kemudian diminta untuk melakukan pembayaran uang administrasi setelah Dana BOS Triwulan I cair, masuk ke rekening masing-masing sekolah. Dana tersebut dikumpulkan oleh K3S Kecamatan Gebang dengan mengutip dana sebesar Rp.15 ribu dikalikan jumlah siswa dari 31 sekolah se Kecamatan Gebang.

Dari OTT tersebut Ditreskrimsus Polda Sumut, berhasil menemukan barang bukti uang tunai sebesar Rp. 72.500.000 dengan perincian sebesar Rp.36.750.000 dari Bakhtiar Sekretaris K3S dan Rp.35.750.000 dari Agus Prayitno Bendahara K3S serta 2 lembar dokumen data seluruh SD Negeri se Kec.Gebang dan 13 buku laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana BOS Triwulan I.

Selanjutnya 1 2