OTT di Langkat. Camat Padang Tualang : Saya Tidak Ada Menerima Uang Apapun

Barang Bukti yang berhasil disita./ist

halKAhalKI.com, Langkat | Pasca- OTT (Operasi Tangkap Tangan) petugas dari Ditkrimsus Polda Sumatera Utara oknum Kepala Desa (Kades) Besilam berinisial IN dan Sekretaris Desa Besilam berinisial Zai diduga melakukan pemerasan terhadap seorang pengusaha Sere Wangi di Rumah makan Cabe Ijo Stabat, Jum’at (23/7/2021) lalu.

Dalam OTT ini, Camat Padang Tualang Ramlan Efendi juga di mintai keterangan oleh Polisi kriminal khusus Polda Sumatera Utara di Mapoldasu, Jumat (23/7/2021) dalam hal penerbitan Surat Pelepasan dan Penyerahan dengan Ganti Rugi (SPPG) yang diterbitkan Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat (akte camat).

Tidak berada di lokasi OTT

Dikonfirmasi halKAhalKI.com Camat Padang Tualang Ramlan Efendi,Senin (26/702021) siang menyebutkan dirinya hanya dimintai keterangan oleh Polisi.

"Dari Sabtu (24/7/2021) udah pulang, saya dibawa ke Polda hanya dimintai keterangan saja," ujar Camat Padang Tualang.

Ia juga menyebutkan saat terjadinya OTT, dirinya tidak mengetahui dan tidak berada di tempat terjadinya OTT.

"Lagi pula OTT nya di Cabe Hijo Stabat, saya tidak tau dan tidak berada disana," ungkap Ramlan.

Selanjutnya 1 2