Merasa Diancam Tembak Mati, Akhirnya Warga Besitang, Langkat ini Ngadu ke Polisi

Rahmadani didampingi istri dan anaknya sat melaporkan ancaman dan intimidasi yang diterimanya ke Polsek Besitang, Rabu (28/4/2021). /dok

halKAhalKI.com, Langkat | Rahmadani alias Dani (32) warga Dusun CIII-A, Desa Pir ADB Besitang Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat Sumatera Utara merasa terancam jiwanya, akhirnya melapor ke Polsek Besitang kejadian pengancaman terhadap dirinya ke Polsek Besitang, Rabu (28/4/2021).

Dani kepada jurnalis di Mapolsek Besitang ,Rabu siang, mengatakan, kedatangannya guna membuat laporan terkait aksi pengancaman akan ditembak mati oleh seorang berinisial RB, salah seorang warga pendatang yang tinggal di Kota Buluh, Desa Pir ADB Besitang.

Dipaparkannya, sekelompok orang berjumlah 8 orang yang di pimpin oleh RB, pada Selasa (27/4/21) sekitar pukul 23.50 wib, dengan mengendarai 4 sepeda motor, bersenjatakan kelewang (parang panjang) melakukan intimidasi terhadap dirinya.

"Tadi malam mereka datang dengan kelewang, bahkan salah seorang dari mereka membawa sejenis senapan angin gejluk dan mengitari rumahku dengan menggeber-geber kereta", ungkap Dani.

Sebelumnya, lanjut Dani, RB sempat mengancam akan menembakku, tapi dia gak berani ngomong langsung, dan ini disampaikan oleh beberapa warga kepadaku, lalu dia (RB) ku bel tapi tidak diangkat, lalu kukirim SMS, "Tidak semua orang bisa kam takuti, aku tau siapa kam,"

Tidak lama RB menelpon, dan menantangku, disini aku jawab "kalau kau datang sendiri, kutampung kau," tapi malam itu dia datang bersama sekelompok orang bersenjatakan kelewang, dan mencariku disekitar rumah, hingga warga dan tetangga sekitar menjadi resah akibat ulah mereka.

Selanjutnya 1 2