Menko Polhukam : Jangan Ada Yang Langgar Kebebasan Pers

Menko Polhukam Mahfud MD saat mengikuti dialog kebebasan pers dan profesi wartawan di kantornya, Jumat 16 April 2021. ( Humas )

halKAhalKI.com, Jakarta – Menko Polhukam, Prof Mohammad Mahfud MD menegaskan, bahwa kebebasan pers tidak boleh dilanggar, karena Pemerintah sangat memerlukan kebebasan pers itu, apalagi Indonesia adalah negara yang menjunjung nilai-nilai demokrasi.

“Kita sudah memilih demokrasi, dan demokrasi memiliki empat pilar, diantara keempat pilar tersebut, Pers adalah pilar yang paling sehat,” kata Menko Polhukam Mahfud, dalam giat "Dialog Kebebasan Pers dan Profesi Wartawan" di Kantor Kemenko Polhukam RI, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (16/4/2021) sore.

Mahfud MD menyatakan dalam sejarah perjalan bangsa, ketika terjadi kesewenang-wenangan pada pers, seperti sensor dan pengusiran wartawan, pembredelan, itu adalah awal dari kehancuran.

Mahfud pun menyebut kondisi tersebut pernah terjadi di era Orde Baru. Karena itu, saya melihat bahwa Pers-lah yang menjadi pengawal kelangsungan demokrasi,” ujarnya.

Menko Polhukam lantas mencontohkan, saat orang takut kepada preman karena penegakan hukum sulit sekali, tapi ketika pers memberitakan, orang menjadi berani bertindak dan penegakan hukum berjalan. Karena cerminan masyarakat itu adalah pers.

Selanjutnya 1 2