Menko Kemaritiman : Solusi Terintegrasi dan Holistik Hadapi Bencana Alam Sedang Dirancang

int

halKAhalKI, Jakarta - Solusi jangka panjang dalam menghadapi bencana alam sedang dirancang pemerintah, solusi yang terintegrasi dan holistik dibawah kordinasi Kementerian Koordinator (Kemenko) Kemaritiman.

“Kemarin kami, BMKG, Basarnas, BNPB sudah rapatlah bersama semua (instansi terkait) untuk menyusun Perpres terpadu,” kata Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang menargetkan untuk menyelesaikannya pada Januari 2019, melalui keterangan tertulisnya yang diterima halKAhalKI, Senin 24/12/2018

“Kita sudah masuk finalisasi, nanti minggu pertama atau kedua Januari 2019 kita akan duduk lagi nanti antara semua instansi-instansi terkait biar tuntas. Setelah itu akan dibawa ke Ratas (Rapat Kabinet Terbatas yang dipimpin oleh Presiden Jokowi-red),” ungkap Menko Luhut sembari menjelaskan mengenai rencana peningkatan teknologi alat deteksi dini tsunami yang menjadi salah satu bagiannya.

BACA JUGA  : 

“Rencananya sudah ada, kemarin kita sudah sepakat dengan Bappenas, kita rapat hari Jumat lalu. Mestinya 2019 sudah bisa dijalankan,” jelas Menko Luhut yang menyampaikan bahwa teknologi BPPT akan digunakan dan dikembangkan sesuai dengan perkembangan terkini.

“(Alat rancangan) BPPT bagus kok. Kita aja yang selama ini tidak pernah pakai. Kita buat di sini. Boleh kita impor dulu (jika ada yang lebih canggih) tapi nanti harus transfer teknologi,” ungkap Menko Luhut mengenai keinginannya agar Indonesia dapat memproduksi sendiri peralatan tersebut nantinya.

“Nanti kita lihatlah, bisa kita pakai APBN bisa kita pakai juga tawaran dari World Bank dengan Asian Development Bank, kita lihat mana yang paling baik,” lanjut Menko Luhut menjelaskan tentang sumber pendanaannya dan tawaran bantuan dari pihak lain.

“Setelah itu, masyarakat jangan merusak itu,” imbuh Menko Luhut yang mengharapkan ada kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi untuk mencegah dan menangani bencana di Indonesia./ ril/ref