Masih Mual dan Muntah Beberapa Siswa Pasca Minum “Juice Oli”

FOTO : 3 orang siswa korban minum oli di SMK Al Maksum Stabat, menceritakan apa yang dialamainya kepada P2TP2A Kabupaten Langkat, Minggu 3/9/2017

halKAhalKI.com - Langkat :Setelah di beritakan oleh Portal Berita halKAhalKI.com dalam dua pemberitaan terdahulu terkait peristiwa siswa siswa SMK Al Maksum Stbat yang diperintahkan oknum Guru Adi Wibowo atau kerap disebut pak Wowo oleh siswa siswa meminum Oli yang bercampur sisa saos,kopi sachet dan abu rokok.

Pasca peristiwa yang mencoreng dunia pendidikan khususnya di Langkat tersebut.Kondisi kesehatan beberapa siswa yang dikunjungi halKAhalKI.com dirumahnya orang tuanya masih belum kembali seperti sediakala.

MS dan AM yang meminum "juice" ala pak Wowo kondisinya masih mual mual pada bagian perutnya dan kerap muntah."Masih gak enak perutku pak, mual mual dan muntah", sebut MS yang didampingi orangtuanya Isna Sumardi.

FOTO : Kondisi salah satu rumah orang tua Siswa Korban

baca juga :
P2TP2A Dampingin Anak Korban “Juice” Oli.
Orang Tua Siswa Minum Oli Menempuh Jalur Hukum.
Perkara Surat Magang Tidak di Stempel Berujung Minum “Juice” Oli Campur Saos Dan Abu Rokok
Luar Biasa, 9 Siswa SMK Al-Maksum Dipaksa Oknum Guru Minum Oli Campur Saos.

Hal yang sama juga dirasakan AM, yang mengaku setelah meminum terasa kondisinya berbeda dengan sebelumnya "masih mual perut saya pak", kata AM .

Ilham Maulana orang tua dari siswa AM menuturkan,"saat di bawa ke Puskesmas Sambirejo anaknya untuk di periksakan kondisi kesehatannya pasca meminum oli,dokter laki laki yang memeriksa mereka,marah melihat mengetahui sebab anakku di bawa periksa,kejam kali gurunya itu,".

Sebelumnya Kepala Sekolah SMK Al Maksum Stabat kepada halKAhalKi.com saat di konfirmasi melalui telepon selulernya, membenarkan peristiwa tersebut terjadi di sekolahnya. 'pihak sekolah telah menemui para orang tua dan telah bicara,orang tua telah menerima perlakuan tersebut serta tidak memperpanjang persoalan asalkan Adi Wibowo dipecat dari sekolah", ujar Muhammad Sadri,MM melalui sambungan seluler./ref