Li Tipikor Sumut : Mubajir, Kunjungan Kades Langkat Ke Bali

halKAhalKI.com, Langkat - Terkait Rencana kegiatan Kepala Desa (Kades) se Kabupaten Langkat yang akan mengunjungi Bali selama 5 hari dijadwalkan keberangkatannya tanggal 2 Nopember 2018 yang akan datang.

Keberangkatan para Kepala Desa tersebut ke Bali memakai biaya sebesar Rp. 12.950 juta per Kepala Desa yang diambil dari ADD pada APBDes 2018.

Kepergian ke Bali jika diikuti 240 Kepala Desa yang ada di Kabupaten Langkat akan menggunakan biaya sebesar Rp.3.108.000.000.

Hal ini mengundang keprihatinan LI Tipikor Sumatera Utara. Ketua LI-Tipikor Sumatera Utara HM.Yamin Sembiring melalui Sekretaris Umumnya (Sekum) Ainal Zein menyatakan kepada halKAhalKI.com, Senin sore 27/8/2018, rencana kepergian para Kepala Desa ke Bali.merupakan pemborosan keuangan negara.

"Uang sejumlah Rp.12.950.000. per Kades selama 5 hari itu merupakan pemborosan uang negara," tutur Ainal Zein.

Foto : Ainal.Zein Sekretaris Umum LI-Tipikor Sumatera .Utara/istimewa

baca juga :
Rencana Ke Bali, Biayanya Rp.12.950.000/Kades Selama 5 Hari

HIPAKAD Langkat Minta Kejagung RI Turun Tangan Usut Kades di Langkat

Lanjut Sekum LI-TIPIKOR tersebut,"sudah berapa kali Kades kades berlibur dengan alasan kegiatan ini itu. Yang dikorbankan tetap rakyat,karena dana yg digunakan adalah bersumber dari pajak rakyat."

Kenapa ke Bali apa yang mau di cari disana,atau ada hal lain akan dituju di Bali. Seharusnya Kades fokus terhadap kondisi Desanya, lihat pembangunan di desa dengan dana dana desa kalau mau dihitung ada ketidak sesuaian antara pendanaan dan pembangunan fisik yang menggunakan APBDes tersebut di beberapa desa di Kecamatan wampu, Stabat dan Binjai. Padahal ukuran fisik bangunan hampir sama hitungan meterannya, seperti pembuatan parit beton,jalan setapak beton, pensirtuan, penggunaan paving blok yg tdk SNI," papar Ainal Zein

"Kanda H.M.Yamin Sembiring Ketua LI-Tipikor Sumatera Utara akan menugaskan Team Investigasi kelapangan utk melihat dan meneliti sampai dimana penggunaan dana desa bermanfaat buat masyarakat umum, semoga saja saudara kami para kades menyadari betapa pentingnya bersikap jujur dalam penggunaan uang rakyat, yakinlah setitik kebaikan akan menimbulkan beribu kebaikan dimasa mendatang. Dengan demikian liburan para kades dengan berbagai alasan kegiatan, suatu hal yg sangat mubajir dan mubajir itu saudaranya syaitan. Semoga ALLAH SWT meluruskan cara berfikir para kades negeri ini," ungkap Ainal Zein.

Sebelumnya salah seorang Kades mengungkapkan rencana para kades akan berkunjung ke Bali selama 5 hari dengan biaya Rp.12.950.000. yang keberangkatannya pada tanggal 2 September 2018.

Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan kelurahan Kabupaten Langkat Jaya Sitepu menyebutkan diri tidak terlibat dalam kunjungan ke Bali hanya memfasilitasi keberangkatan para Kades Ada pihak ketiga melaksanakannya./ref.