LHKPN Bapaslon Pilkada Langkat Belum Diterima KPU Kabupaten Langkat

Ilustrasi.

Stabat - halKAhalKI.com, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Langkat hingga kini belum menerima  Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari tujuh bakal pasangan calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Langkat yang akan berkompetisi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.

Hal ini ditegaskanAnggota KPU Kabupten Langkat yang membidangi Divisi Teknis Muhammad Khair kepada jurnalis,"sejauh ini kita belum ada menerimanya," Senin (22/1/2018).

Walau begitu, sebut Muhammad Khair, KPU sudah menerima laporan (bukti) tertulis dari Paslon, Bupati dan Wakil Bupati yang akan maju dalam pertarungan Pilkada mendatang.

"Kalau bukti laporan LHKPN paslon ke KPK sudah ada sama kita. Biasanya, paling lama pemberitahuan LHKPN paslon itu, diberitahukan 2 hari sebelum masa pencoblosan. Jadi sejauh ini kita masih menunggu dan menjalankan semua proses yang harus dipatuhi paslon," ujarnya.

Secara terpisah  T Benyamin anggota  KPU Kabupaten Langkat yang juga sebagi Koordinator Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Langkat menjelaskan, saat ini paslon masih memasuki pase penetapan siapa saja yang akan lolos untuk bertarung di Pilkada Langkat mendatang.

"Kalau untuk jalur Partai, dua calon yang sudah memenuhi syarat dan tinggal menunggu penetapan saja dan pencabutan nomor. Penetapan akan dilakukan tanggal 12 Februari dan pencabutan nomor bagi paslon tanggal 13 Februari mendatang," terangnya.

Untuk paslon dari jalur perseorangan, 23 Januari pihak KPU akan melakukan penelitian admitrasi dukungan suara perseorangan di Gedung Pegnaksos. Setelah itu, akan melakukan ferivikasi vaktual 5 Februari. "Disini baru dapat mengumumkan siapa saja yang akan lolos dari jalur perseorangan untuk maju sebagai Paslon untuk bertarung dalam Pilkada mendatang," jelas Benyamin./mis