Lapas Narkotika Klas III Langkat Kembali Razia Warga Binaannya.

halKAhalKI.com ,Langkat -  Setelah sebelumnya Kepala Lembaga Pemasyarakatan (kalapas) Klas III Langkat Bahtar Sitapu dan sipir lapas maksanaka. razia kamar kamar warga binaan  Selasa 21/8/2018 kemarin.

Baca juga : 9 Paket Sabu dan 2 Napi Terciduk Razia Di Lapas Narkotika Langkat

Rabu, 22 /8/2018 kembali Kalapas bersama seluruh sipir merazia warga binaa beerta kamar kamarnya.

Kalapas Narkotika Klas III Langkat Bahtiar Sitepu menjelaskan kepada halKAhalKI.com bahwa pihaknya rutin melaksanaka razia warga binaan untuk mencegah dan member antas penyalagunaan narkoba di kalangan warga binaan agar rujhan pembinaan di lapas Narkotika Klas III Langkat dapat tercapai.

"Untuk membrantas peredaran Narkotika, khususnya di Lapas Narkotika Klas lll Langkat ini, kita melakukan razia kekamar Narapidana,  dan kalau perlu satu hari dua kali, dengan cara insidentil, "tutur Bahtiar Sitepu, Kamis (23/8).

Bahtiar juga menyatakan pihaknya tadi malam (Rabu 22/8/2018,red) sekira pukul 21.15 wib kembali laksanakan razia .

'Personil Kamtib melaku kontrol dan  setelah itu memanggil Kepala Regu Pengamanan (Karupam) untuk melakukan razia bersama perwira piket, Kasubsi TU dan petugas regu malam,"

"Personil langsung bergerak keblok T -7  Kamar 6. kemudian Kamtib mencurigai 1 orang Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) langsung menuju kamar mandi saat tim masuk kblok"

Masih Bahtar "Sesaat kemudian kamar mandi tersebut digeledah dan ditemukan  kaleng tempat masak air berisi  bungkusan plastik warna biru berisikan bubuk putih yang diduga narkoba."

"Selanjutnya seorang warga binaan Permasyarakatan M.Randi yang terakhir diikamar mandi, dirinya tidak mengaku,  bahwa serbuk itu miliknya, tetapi men hatakar punya Okto Putra, setelah di intograsi beberapa saat akhirnya M Randi kembali mengatakan  selama ini memang Okto Putra  yang berjualan sabu di blok T-7 kamar 6 ini pak," jelas Bahtar Sitapur.

Dari kegiatan razia di Lapas Narkotika Klas III Langkat, simankan yoga orang warga binaan antara lain M Randi (28), Okto Putra (36) dan Budi Sumantri ( 33) serta Hp 8 unit, Power bank 1 unit, Charger 10 buah, Pisau 2 buah, Batrey 6 buah, Handset 5 buah, Cok rakitan 2 buah da 1 paket kecil serbuk putih yang di duga narkoba jenis sabu sabu./ref