Lagi, Penyulingan Minyak Ilegal di Langkat ‘Dimakan’ Api

Penyulingan minyak mentah condensate yang dikelola Supriono di Dusun VI Bukit Payung, Desa Kwala Pesilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. Rabu (21/4/2021) sore dilalap kobaran api. /dok

halKAhalKI.com, Langkat | Kembali terjadi kebakaran pada dapur penyulingan minta mentah ilegal yang di kelola warga di Kabupaten Langkat.

Satu dapur penyulingan minyak mentah condensate yang dikelola Supriono di Dusun VI Bukit Payung, Desa Kwala Pesilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. Rabu (21/4/2021) sore dilalap kobaran api.

Paur Subbag Humas Polres Langkat Aiptu Yasir Rahman, menjelaskan dalam keterangan tertulisnya mengatakan penyebab kebakaran diduga karena lalainya mengisi bahan bakar minyak (BBM) premium ke dalam tangki mesin pompa/pengisap yang masih hidup. Mesin pompa bekerja menyedot minyak mentah dari atas truk ke dalam drum.

Lebih lanjut dikatakan Yasir, dari keterangan masyarakat, Pada waktu dan TKP tersebut diatas, satu unit mobil truck colt diesel sedang bongkar muatan minyak mentah dengan menggunakan mesin penghisap minyak utk dipindahkan ke dalam beberapa drum milik Supriono.

"Saat hampir selesai, suara mesin tersendat sendat karena minyak  hampir habis, lalu diisi dengan minyak bensin tanpa mematikan mesin, spontan api  membakar mesin lalu api menyambar/membakar seluruh minyak yang sudah diolah (minyak bensin sekitar 9 ton, minyak lampu sebanyak 3 ton dan beberapa drum minyak solarsolar) api membakar tanaman kelapa sawit dan tanaman lain milik mertua Supriono, " papar Paur Humas Polres Langkat.

Baca selanjutnya : Truck pengangkut minyak mentahnya kabur

Selanjutnya 1 2 3