KPU Siapkan Enam Model Varian Surat Suara Simulasi Pemilu 2024

Ilustrasi.

halKAhalKI.com, Jakarta | Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Evi Novida Ginting Manik mengemukakan, bahwa KPU telah membuat enam model varian surat suara yang bisa digunakan untuk pemilu 2024.

KPU RI, katanya, berpikir melakukan penyederhanaan melalui surat suara karena ada permasalahan yang timbul pada pemilu 2019. Permasalahan itu antara lain badan ad hoc yang mengalami kelelahan secara fisik bahkan meninggal karena kerumitan pemilu, dan pemilih yang kesulitan pemilu memberikan suara karena banyaknya surat suara. Itu mengakibatkan tingginya suara tidak sah.

Kajian LIPI, surat suara tidak sah.

Hasil kajian yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menunjukkan surat suara tidak sah pada pemilu 2019 untuk pemilihan presiden sebesar 2,38%, dan untuk pemilihan DPD sebesar 19,02% serta suara tidak sah pada pemilihan legislatif di tingkat DPR RI mencapai 14,2%

Karenanya, dikemukakan Evi Manik, KPU RI melakukan kajian dan penelitian juga simulasi di internal mengadakan simulasi mencoba mendesain surat suara dan mengujicoba pada penyelenggara dan sekretariat jenderal di KPU RI.

"Pada waktu itu kita mempersiapkan enam TPS dengan enam varian pemberian surat suaranya. Pada saat melakukan simulasi tersebut kita melakukan survei kecil yang bisa menjadi langkah ke depan untuk melakukan langkah berikutnya. Kita akan sampaikan pada pembuat UU apabila bisa diterima," ujar Evi dalam diskusi webinar bertajuk "Menyederhanakan Surat Suara Pemilu Serentak", Minggu (1/8/2021).

Selanjutnya 1 2 3