KPU Kabupaten Langkat Dikunjungi Anggota KPU RI

Foto : Anggota KPU RI Evi Novida Ginting memberikan bimbingan dan arahan kepada jajran KPU Langkat di Kantor KPU Langkat jalan Putra Azis,Kamis,28/12/2017.

halKAhalKI.com - Stabat : KPU Kabupaten Langkat dikunjungi anggota KPU RI Evi Novida Ginting,Kamis 28/12/2017.

Kunjungan Kerja Evi Novida Ginting di kantor KPU Kabupaten Langkat kantor KPU langkat jalan Putra Azis Stabat dan sambut Ketua KPU Langkat Agus Arifin beserta anggota KPU Kabupaten Langkat Muhammad Khair,Sopian Sitepu,Tengku Benyamin,Adelina Sarah dan Sekretaris KPU Zainul Arifin.

Di kunjungan tersebut Evi Novida memberi Bimbingan dan arahan Kepada Ketua dan Anggota serta staf KPU Kabupaten Langkat dalam pelaksanaan tahapan-tahapan pilkada Langkat, Pilkada Sumatera Utara tahun 2018 dan pemilu tahun 2019.

"Dengan sistem yang diberlakukan sekarang, kita ingin mengubah cara berpikir serta cara pandang kita semua. Pemilu yang sekarang kita upayakan lebih jujur dan transparan. Untuk itu, integritas kita sebagai penyelenggara Pemilu juga harus ditingkatkan,”tutur Evi Novida

Dia mencontohkan model kerja data pemilih pada penyelenggaraan Pemilu sebelumnya, data pemilih ditentukan dengan data yang berasal dari pemerintah dengan sistem data pemilih yang masih manual.

Foto Bersama : Anggota KpU RI Evi Novida Ginting bersama anggota KPU Provinsi Sumatera Utara dan jajaran KPU Kabupaten Langkat di Kantor KPU Langkat jalan Putra Aziz,Kamis 28/12/2017.

"Sedangkan di masa sekarang, data yang diberikan pemerintah diverifikasi ke lapangan, dari rumah ke rumah, lalu dijadikan sebagai daftar pemilih sementara (DPS). Selanjutnya, DPS mengalami perbaikan yang mempertimbangkan masukan dari masyarakat. Inilah yang disebut sebagai daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP), lanjut Evi Novida.

"Setelah tahapan ini, barulah data dijadikan sebagai daftar pemilih tetap (DPT). Setiap orang dapat melihat data tersebut secara on line di web site KPU RI, usai penetapan DPT, data pemilih ini pun tetap terus-menerus disempurnakan,jelas anggota KPU RI tersebut.

"Misalkan pemilih dengan NIK invalid dibersihkan sehingga orangnya benar-benar ada dan bukan “pemilih hantu”. Pemilih yang masih tercecer disisiri dan dimasukkan ke dalam daftar pemilih khusus. Bahkan, pemilih yang namanya telah masuk dalam DPT di luar daerah lain (beda kabupaten/propinsi), masih diberi kesempatan memilih dengan formulir pindah memilih di TPS lain,papar Evi Novida.

Dalam kunjungan ke KPU Kabupaten Langkat anggota KPU RI tersebut didampingi  tiga anggota KPU Provinsi Sumatera Utara Nazir Salim Manik, Yulhasni dan Benget Silitonga.

Dalam kunjungan tersebut Evi Novida Ginting dan ketiga anggota KPU Sumatera Utara didampingi Ketua KPU Kabupaten Langkat dan anggota KPU Kabupaten lainnya melihat kondisi kantor KPU Langkat yang baru saja pindah dari lokasi sebelumnya di komplek Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dan Peternakan Kecamatan di jalan Imam Tembeleng,Stabat./ref