Kontraktor Berharap ULP LPSE Langkat Bekerja Sesuai Aturan, Jangan Permalukan Bupati Langkat

Direktur CV Afira Sari, Dr Ainal Zein. /dok foto hK2

Langkat, hK2 | Rekanan/Kontraktor di Kabupaten Langkat meminta Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP)/ Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Langkat untuk berlaku sportif sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku dalam pelaksanan lelang/tender proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Langkat.

Hal ini di katakan Direktur CV Alfira Sari Drs Ainal Zein kepada halKAhalKI.com di Stabat, Sabtu (26/9/2020). "Kita minta kepada ULP untuk bekerja sesuai ketentuan yang berlaku dalam peraturan perundang-undangan," katanya.

Ainal Zein juga menerangkan saat ini baru tahap pembuktian kwalifikasi perusahaan untuk mengikuti lelang/tender proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Langkat dan ia berharap kepada panitia untuk tidak mempermalukan Bupati Langkat serta menjaga marwah Pemerintah Kabupaten Langkat dengan tidak melakukan hal hal yang bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan serta menghindari keberpihakan terhadap perusahaan perusahaan tertentu.

"Jangan sampai jika ada hal yang negatif dilakukan ULP berhimbas buruk kepada Bupati Langkat serta kinerja Pemerintahan Kabupaten Langkat secara keseluruhan dan akhirnya akan mencoreng muka kita kita semua," tegas Ainal Zein yang juga tokoh Pemuda Kabupaten Langkat.

"Jika ada intervensi dari pihak manapun yang berkeinginan memenangkan proses tender, ULP harus berani menolaknya dan harus senantiasa berpedoman pada Permen PUPR Nomor 14 Tahun 2020,"pungkasnya.

Terpisah,dikonfirmasi Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP)/ Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Langkat melalui Sekretarisnya Zulham tidak menjawab panggilan telepon dan pesan singkat yang dikirimkan halKAhalKI.com, melalui aplikasi perpesanan, walau tanda pesan telah dibacanya. /ref