Kekerasan Seksual,Anak Bisa Jadi Pelaku dan Korban Akibat Apatisme Orang Tua dan Lingkungan

Pelaku kekerasan seksual terhadap anak bukan hanya orang dewasa. Besarnya kemampuan anak meniru apa pun yang dilihat dan dialami bisa mendorong anak melakukan kekerasan seksual terhadap temannya. Keluarga menjadi benteng utama untuk melindungi anak agar tidak menjadi korban atau pelaku kekerasan seksual.

Faktor eksternal menjadi pemicu terbesar anak melakukan kekerasan seksual itu.Bukan akibat kerusakan pada otak anak.

Faktor eksternal itu biasanya berupa pengalaman kekerasan seksual masa lalu yang dialami anak, baik yang dilakukan orang dewasa atau temannya maupun paparan pornografi dan pornoaksi dari lingkungan sekitar, termasuk oleh keluarga yang punya anggapan remeh terhadap persoalan pornografi apalagi dengan kemajuan teknologi sekarang ini.


Salah satu ruas jalan rusak di salah satu kawasan Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat, Sumater Utara yang mungkin akan menimbulkan korban pengendara kendaraan maupun masyarakat di sekitarnya/ foto dok.bungaidil

Banyak orang tua terutama ayah dan ibu menganggap sepele kehidupan bermedsos rianya. Tak jarang orang tua mengabaikan akibat dari pornografi dan porno aksi yang tersimpan di smartphone atau ikut ikutan menyebarkan pornografi dan porno aksi tersebut tanpa memikirkan dampaknya bagi anak anaknya.

Selanjutnya 1 2