Kasus Penggelapan yang Rugikan Korbannya Milyaran Rupiah. Vonis Hakim PN Stabat, 2 Tahun dan 1 Tahun 6 Bulan

Majelis Hakim bacakan putusannya terkait kasus penggelapapan dengan nomor register perkara 216/Pid.B/2021/PN.Stb di ruang sidang Candra PN Stabat, Selasa (6/7/2021) sore. /dok foto hK2

halKAhalKI.com, Langkat | Majelis Hakim yang diketuai oleh Dr Edy Siong SH MH dalam sidangnya di ruang Candra PN Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (6/7/ 2021) sore, menghukum Susi Susanti 2 tahun penjara dan Erpiskan Sembiring 1 tahun 6 bulan penjara.

Putusan Majelis Hakim ini, terkait kasus penggelapapan dengan nomor register perkara 216/Pid.B/2021/PN.Stb yang di lakukan keduanya dengan korban Anita Br Sembiring Warga Tanjung Keriahan, Kecamatan Serapit Kabupaten Langkat dibacakan Hakim Ketu dalam sidangnya yang terbuka untuk umum.

Pada persidangan sebelumnya Jaksa Penuntut umum Rumondang Siregar SH,MH menuntut keduanya dengan tuntutan hukuman penjara masing masing Empat tahun dan Dua tahun Enam bulan.

Pembacaan amar putusan yang dibacakan oleh Ketua Majlis Hakim Edy Siong,SH,M.Hum secara tele confrence, bahwa kedua terdakwa dari fakta persidangan terbukti bersalah dengan menipu Anita Br Sembiring warga  Tanjung Keriahan Kecamatan serapit untuk bisnis mendulang emas ,janji uang dikembalikan selama seminggu namun sampai akhirnya mencapai Rp 1.030.000.000 ( Satu milyar tiga puluh juta ) uang tidak dikembalikan dan uang tersebut dibelikan rumah, mobil dan sepeda motor oleh pelaku, keduanya telah melakukan perannya masing – masing.

Selanjutnya 1 2