Kasus Korupsi UINSU, Polda Sumut Diminta Tetapkan Tersangkanya

Fakhruddin Pohan

Medan, halKAhalKI.com | Kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu yang mangkrak di Kampus UINSU, seharusnya sudah ada tersangkanya. Penyidik Tipikor Polda Sumut diingatkan untuk tidak memperlambat kasus tersebut.

Tokoh jurnalis Fakhruddin Pohan mendesak Polda Sumut segera melimpahkan berkas penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu yang mangkrak di UINSU senilai Rp 45,7 miliar ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

"Sudah dua tahun kasus ini bergulir sejak Juni 2019, Polda Sumut harus segera menetapkan tersangkanya dan melimpahkannya ke Kejaksaan. Karena bukan ini saja kasus korupsi yang harus diselesaikan, masih banyak lagi kasus korupsi di Sumut yang belum tuntas penyidikannya," kata Fakhruddin Pohan di Warkop Jurnalis, Jalan Agus Salim, Medan, Senin 6 Juli 2020.

Fakhruddin Pohan yang akrab disapa Kocu ini menilai kasus dugaan korupsi gedung kuliah terpadu yang mangkrak di Kampus UINSU ini telah menjadi polemik yang berimbas pada calon mahasiswa baru yang mendaftar.

Selanjutnya 1 2