Karena COVID-19, RPJMD Langkat Dirubah

Bupati Langkat Terbit Rencana PA./ dok

Dipaparkan Bupati Langkat, enam isu strategis pembangunan Langkat. Yakni kemiskinan, kualitas pendidikan dan kesehatan, pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi unggulan, layanan infrastruktur, pengelolaan SDA dan lingkungan hidup, reformasi birokrasi dan pelayanan publik. 

Sementara, Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin angin mengharapkan, melalui Musrenbang ini semua pihak memberikan kontribusi pemikirannya. Guna membantu menyempurnakan kualitas dokumen perubahan RPJMD Langkat. 

Kemudian Kepala Bappeda Langkat Rina Wahyuni Marpaung, menjelaskan, tujuan kegiatan ini guna penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategis, arahan kebijakan dan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan pada rancangan awal perubahan RPJMD. 

Dan guna meningkatkan koordinasi dan pemahaman terkait peningkatan kualitas penyelenggaraan pembangunan daerah dalam kurun waktu hingga tahun 2024. Juga untuk melakukan sinkronisasi dan harmonisasi saluruh data, informasi dan rencana pembangunan daerah yang tersaji pada dokumen rancangan perubahan RPJMD tahun 2019 - 2024. "Tersusunnya dokumen perubahan RPJMD yang tepat waktu, dengan indikator yang terukur dan berorientasi pada hasil," sebut Rina Marpaung

Dijelaskan Kepala Bappeda Langkat, dasar hukum kegiatan ini, UU No.23 tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah. Permendagri No.86 tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD. PP No.45 tahun 2017 Tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan daerah. 

Selanjutnya 1 2