Kadis LH Langkat pun menduga, Kiriman Belerang dari Sinabung sebabkan Ikan ‘Mabuk’ di Sei Wampu

Foto : Bupati Langkat, Terbit Rencana PA bersama Sekdakab Langkat Indra Salahudin, saat meninjau bendungan Sei Wampu setelah seorang perugas Damkar Pemkab L:angkat tenggelam akibat ingin mengambil ikan mabuk yang terapung di perairan bendungan sei Wampu dan akhirnya ditemukan tewas oelh timpencari,,Senin (22/2/2021) lalu.

Langkat, hK2 | Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kabupaten Langkat, Iskandar Tarigan menduga belerang dari Gunung Sinabung yang menjadi sebab banyaknya ikan mengapung atau ikan mabuk di sungai Wampu Kabupaten Langkat yang terjadi pada hari MInggu dan Senin, 21-22 Februari 2021 yang lalu.

Ini dikatakannya menanggapi fenomena ikan mabuk di sepanjang sungai Wampu, dari hilir ke hulu. Kadis Lingkungan Hidup tersebut juga menduga kuat, akibat kucuran lahar dingin yang mengandung belerang, kiriman dari Gunung Sinabung, Kabupaten Karo Sumatera Utara. 

"Penyebab ikan mabuk, dugaan sementara akibat kiriman belerang dari Gunung Sinabung,"sebut Kadis Lingkungan Hidup Langkat, H. Iskandar Tarigan, di Stabat, Jum'at (26/2/2021). 

Dugaan itu, sebut Iskandar, juga diperkuat dari laporan sejumlah masyarakat kepada Dinas Lingkungan Hidup. Bahwa ikan mabuk di perairan Sungai Wampu, karena belerang. 

Iskandar juga mengatakan, pihaknya juga telah mengambil sempel air Sungai Wampu, untuk diteliti dilaboratorium Sucofindo Medan, pada 22 Februari 2021 lalu. "Kita sudah ambil sempelnya, sekarang tinggal menunggu hasilnya. 14 hari kedepan, hasil uji Labnya baru didapat," ungkapnya. 

Selanjutnya 1 2