Kabid PPA & P2TP2A Langkat  Periksakan Kondisi Kesehatan Siswa “Juice Oli”.

halKAhalKI.com - Stabat : Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kabid PPA) Dinas Pengendalian Penduduk,KB, Perlindungan Perempuan dan Anak Langkat,Mimi Wardani dan Koordinator Pusat Pelayanan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Langkat, Etnis Safrin Aldin. Pagi ini, Senin 4/9/2017 memeriksakan kondisi kesehatan AM dan MS, 2 siswa korban "juice oli" SMK Al Maksum Stabat ke Puskesmas Sambirejo Kecamatan Binjai.

Dari hasil pemeriksaan 2 siswa tersebut Puskesmas Sambirejo merekomendasikan pemeriksaan lebih lanjut ke Rumah Sakit, papar Ernis Safrin Aldin kepada halKAhalKI.com.

"Besok kita akan bawa korban ke RSU Tanjung Pura untuk pemeriksaan lanjutan setelah dari Puskesmas tadi dan saat ini korban bersama orang tua didampingin P2TP2A berada di Polres untuk melaporkan secara hukum",kata Ernis.

Baca juga :
P2TP2A Dampingin Anak Korban “Juice Oli”.
Orang Tua Siswa Minum Oli Menempuh Jalur Hukum.
Masih Mual dan Muntah Beberapa Siswa Pasca Minum “Juice” Oli.
Perkara Surat Magang Tidak di Stempel Berujung Minum “Juice” Oli Campur Saos Dan Abu Rokok
Luar Biasa, 9 Siswa SMK Al-Maksum Dipaksa Oknum Guru Minum Oli Campur Saos.

Sementara Kabid PPA,Mimi Wardani menuturkan kepada halKAhalKI.com seusai mendampingi ke 2 siswa," Pertama sekali Kami akan mengunjungi korban dirmhnya untuk melihat kondisinya terlebih dahulu baru, selanjutnya kami berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk membantu memberikan pleyanan kesehatan kepada korban dipuskesmas Sambirejo".

Lanjut Mimi,"karena merupakan Puskesmas terdekat dengan tempat tinggal korban dan Alhamdulillah Camat Binjai cukup perhatian degan warganya dan ikut mendmpingi korban selama pemeriksaan di Polda".

"Setelah itu kita bersama P2TP2A akan melakukan pendampingan terhadap korban utk proses hukumnya.Selama pemeriksaan ke 2 siswa tersebut Kepala Kecamatan Binjai Mahardika juga turut mendampingi",demikian Mimi Wardani menuturkan./ref